Share

3 Peringatan WHO, dari Covid-19 Belum Selesai hingga Waspada Hepatitis Akut

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Sabtu 21 Mei 2022 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 18 2597411 3-peringatan-who-dari-covid-19-belum-selesai-hingga-waspada-hepatitis-akut-Cy03MBKN6z.jpg Foto: Reuters.

JAKARTA – Badan Kesehatan Dunia (WHO) adalah lembaga yang paling berwenang untuk memberikan informasi dan menangani masalah kesehatan secara global. Terutama terkait dengan kasus Covid-19 yang mulai muncur pada akhir 2019 hingga sekarang.

Berikut adalah peringatan WHO tentang situasi kesehatan yang saat ini terjadi:

1. Covid-19 Belum Selesai

Penurunan kasus Covid-19 secara global sudah terlihat pada Januari 2022. Namun, hal tersebut tak berlangsung lama, sebab angka kasus Covid-19 kembali menunjukan peningkatan di bulan Maret. Melansir laman resmi WHO, kasus meningkat sebanyak 7% selama 14 sampai 20 Maret 2022. Jika ditotal, terdapat 468 juta kasus dengan 6 juta kematian per 20 Maret 2022 di seluruh dunia. Hal ini tentunya menjadi peringatan tersendiri bahwa penyakit ini belum sepenuhnya lenyap. Penerapan protokol kesehatan harus terus dilakukan, karena penularan masih berpotensi terjadi.

Informasi terbaru menyebut, WHO memberikan peringatan kepada Korea Utara bahwa Covid-19 dapat menyebar dengan cepat di negara itu. Apalagi, program vaksinasi di Korea Utara belum berjalan. Mengutip laman Okezone, Poonam Khetrapal Singh, Direktur Regional WHO untuk Asia Tenggara, menyebutkan bahwa risiko penyebaran virus antarmasyarakat bukanlah hal yang mustahil. Sampai saat ini, Korea Utara melaporkan 1,2 juta kasus Covid-19 dengan 50 kematian.

2. Transisi Pandemi ke Endemi

Pemerintah Indonesia sudah mulai melonggarkan penggunaan masker, terutama bagi masyarakat yang berada di luar ruangan. Hal itu menyusul upaya perlaihan dari pandemi menjadi endemi. Namun, WHO sendiri memperingatkan bahwa perubahan pandemi ke endemi tersebut hanya berbeda nama saja. Covid-19 harus tetap diwaspadai keberadaannya.

Indikator pandemi menjadi endemi harus dilihat dari beberapa aspek. Contohnya adalah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 adalah 20 per 100 ribu jiwa dengan kematian 1 per 100 ribu penduduk. Selain itu, vaksinasi lengkap Covid-19 juga sudah harus menyentuh angka 70% dari jumlah penduduk negara.

3. Waspada Hepatitis Akut Misterius

Belum usai Covid-19, muncul penyakit baru yang cukup meresahkan masyarakat dunia. WHO mengeklaim penyakit ini sebagai hepatitis akut misterius dan tidak diketahui asalnya. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak hingga remaja dan pertama kali dilaporkan terjadi di Inggris pada 15 April 2022.

Selang 6 hari kemudian, setidaknya ada 169 kasus yang melanda 11 negara Eropa dan 1 negara di benua Amerika. Di Indonesia sendiri, kasus dugaan hepatitis misterius ini ada sebanyak 14 kasus menurut data Kementerian Kesehatan RI. Mereka yang terpapar umumnya berusia 6 sampai 14 tahun.

WHO masih terus melakukan penelitian dan investigasi terkait kasus ini. Pengujian serum, sampel darah, dan tinja direkomendasikan oleh WHO untuk mendeteksi adanya penyakit ini. Sementara itu, pembatasan perjalanan atau karantina wilayah tidak diperlukan untuk menekan kasus hepatitis akut misterius.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini