Share

Kronologi Mamah Muda yang Nekat Bunuh Diri di Depan Bayi Kembarnya

Era Neizma Wedya, iNews · Kamis 11 Agustus 2022 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 11 610 2645986 kronologi-mamah-muda-yang-nekat-bunuh-diri-di-depan-bayi-kembarnya-yqDkwa6FVB.jpg Foto: Okezone

OKU - Seorang ibu muda nekat mengakhiri hidupnya didepan bayi kembar yang baru berusia 3 bulan dan puteranya yang baru berusia 3 tahun.

Korban diketahui bernama Marlena Aditya Pratama (26). Jasadnya pertama kali ditemukan oleh putra sulungnya yang baru berusia 7 tahun, Rabu (10/8) pukul 14.30 WIB.

(Baca juga: Polisi Pastikan Ibu Muda Tewas Tergantung di Ciputat Murni Bunuh Diri)

Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo, melalui Kapolsek Baturaja Timur AKP Hamid saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

โ€œSaat ini jenazah korban setelah divisum di rumah sakit, jasadnya sudah diserahkan kepada keluarganya,โ€ ujar Hamid, Kamis (11/8/2022).

(Baca juga: Miris! Kesulitan Ekonomi, Wanita Ini Nekat Akhiri Hidup)

Peristiwa itu berawal dari korban yang menyuruh anak pertamanya AW (7) untuk keluar rumah, setelah anaknya keluar korban langsung menutup seluruh pintu dan jendela rumah. Tidak berapa lama kemudian AW hendak masuk ke dalam rumah, namun pintu dikunci dari dalam, lalu AW berusaha memanggil ibunya namun tidak ada sahutan dari dalam rumah.

Karena penasaran bocah berusia 7 tahun ini mengintip dari sela-sela dinding papan dan betapa kaget menyaksikan ibunya tergantung di tengah rumah mereka. Melihat itu AW langsung berteriak minta tolong, sehingga warga langsung berdatangan. Erlan (52), bambang (48) dan Andre (14) berusaha menurunkan korban agar bisa diselamatkan. Namun ternyata korban sudah meninggal dunia.

Sedangkan Saat itu tiga adik AW (kembar dua laki-laki yang baru berusia 3 bulan dan adiknya nomor dua yang baru berusia 3 tahun. Hanya bisa menatap jenazah ibu mereka tanpa tahu apa yang telah terjadi.

Saksi mata kejadian Erlan Nata Kusuma (52) mengatakan bahwa ia didatangi AW sambil menangis minta tolong karena ibunya gantung diri. Maka bersama Bambang dan Andre langsung mendatangi rumah dan menurunkan korban yang tergantung dengan menggunakan kain panjang.

โ€œNeng tolong kudai umakku bekujut, (nek tolong dulu ibuku tergantung,โ€ ugkap Erlan menirukan omongan AW anak korban.

Setelah itu warga langsung melaporkan kejadian ke Polsek Baturaja Timur. Suami korban Junarlis yang saat kejadian sedang bekerja baru tiba di rumah setelah 2,5 jam dari kejadian. Dan kaget ketika melihat rumahnya ramai dengan polisi dan warga.

โ€œAdo apo, ado apo,โ€ tanya Junarlis bingung dan betapa kagetnya setelah melihat istrinya sudah tergeletak tak bernyawa lagi. Ia hanya bisa menangis berpelukan bersama putra sulungnya.

Kanit Reskrim Ipda Yendra Aprizal bersama Ipda Herdi dari Polres OKU bersama tim Inafis juga langsung ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk melakukan olah TKP. Kemudian jenazah korban dibawah ke RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja untu dilakukan visum.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini