Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Waduh, Akibat Gemar Main Gim, Pria Ini Alami Kebutaan Permanen

Aryanto , Jurnalis-Jum'at, 14 Oktober 2022 |00:58 WIB
Waduh, Akibat Gemar Main Gim, Pria Ini Alami Kebutaan Permanen
Pria yang mengalami kebutaan karena bermain gim/Foto: Aryanto
A
A
A

PEMALANG - Permainan game merupakan satu aplikasi yang saat ini banyak terdapat di dalam handphone android yang sangat digandrungi oleh kebanyakan orang dari mulai anak-anak hinggga dewasa.

Namun, gara-gara gemar bermain game, seorang pemuda yang bernama Rahmad, mengalami kebutaan permanen.

 BACA JUGA:Kartini Perindo Yakin 30 Persen Keterwakilan Wanita di Parlemen Terpenuhi pada Pemilu 2024

Game, yang sejatinya adalah sebuah hiburan, baik menggunakan komputer atau handphone android, ternyata memiliki resiko yang dapat membahayakan bagi para penikmatnya.

Resiko ini, tentu disebabkan salah satunya dari faktor radiasi dan pengaruh sinar layar monitor atau ponsel yang memancarkan gambar, yang tanpa disadari oleh para penikmat game di komputer atau handphone, yang lama kelamaan akan merusak saraf pada tubuh, seperti saraf mata.

 BACA JUGA:Marlyana Shanty Ungkap Alasannya Gabung dengan Kartini Perindo

Rahmad Hidayatullah (32), lelaki asal Kampung Kadubelang, Pandeglang, Banten, mengalami kebutaan permanen akibat selama beberapa hari main game tanpa henti, terus-menerus.

Peristiwa itu dikisahkan oleh Rahmad, terjadi pada tahun 2022, sepuluh tahun lalu. Waktu itu, dirinya masih bekerja di sebuah pabrik yang ada di Jakarta.

Rahmad, begitu sapaan akrabnya, saat ini berdomisili di Pemalang, tepatnya di Desa Pedurungan, Kecamatan Taman.

Awal Mula Mengalami Kebutaan

Rahmad, yang saat ini telah dikarunia dua orang anak, menuturkan kisah pilunya kepada tim MNC Portal, saat tak sengaja bertemu di sebuah warung angkringan dekat Kantor DPU Pemalang, pada Kamis (13/10/2022).

Rahmad yang sedang beristirahat sambil minum dan menikmati rokoknya menceritakan, bahwa dirinya saat pertama kali mengalami kebutaan tahun 2012.

"Saat itu sekitar bulan Maret kalau enggak salah mas," tuturnya memulai kisahnya, kepada tim MNC Portal.

 BACA JUGA:Hujan Deras Guyur Jakarta, 4 Ruas Jalan dan 4 RT Tergenang Malam Ini

"Karena libur, enggak ada kerjaan saya di warnet main game selama empat hari," sambungnya.

Dalam kondisi gelap di ruangan warnet, lanjut Rahmad bercerita, tiba-tiba pada hari keempat saya main game, mata saya gelap tidak bisa melihat, rasanya pandangan mutar semua.

"Sambil sempoyongan akhirnya saya pulang ke rumah di Tegal Alur Jakarta," tuturnya mengingat kejadian awal mula kebutaannya itu.

Keesokan harinya, dengan diantar temannya, Rahmad memeriksakan matanya di sebuah Rumah Sakit di daerah Cengkareng, Jakarta barat.

Tapi nasib berkata lain, dari hasil pemeriksaan matanya itu, sungguh di luar dugaan. Betapa terkejutnya Rahmad, saat dirinya mengetahui telah mengalami kebutaan permanen.

 BACA JUGA:Tiga Terdakwa Pencucian Uang Asuransi Taspen Jalani Sidang Tipikor, Rugikan Negara Rp133 Miliar

Berbagai pengobatan telah dia tempuh, tapi tak juga berhasil. Kini, bapak dua orang anak ini hanya bisa menyesali kejadian tersebut dan pasrah.

Kendati demikian, dirinya tidak putus asa dalam mengarungi kehidupannya. Bersama istri dan dua orang anaknya, kini dia tinggal di Desa Pedurungan, Kecamatan Taman, Pemalang.

Untuk memenuhi kebutuhan nafkah keluarganya sehari-hari, Rahmad berjualan kerupuk goreng, dengan berkeliling ke warung-warung atau warga desa sekitar.

"Kalau lagi ramai, saya dapat upah 100 ribu mas, kalau lagi sepi, 60 ribuan, bahkan kadangkala ya enggak dapat duit sama sekali," ujarnya penuh kepolosan.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement