Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Agar dapat Membuka Lapangan Kerja Seluas-Luasnya, Jokowi Minta Masyarakat Daerah Dukung Investasi

Raka Dwi Novianto , Jurnalis-Sabtu, 26 November 2022 |13:58 WIB
Agar dapat Membuka Lapangan Kerja Seluas-Luasnya, Jokowi Minta Masyarakat Daerah Dukung Investasi
Presiden Joko Widodo/ Foto: Biro Setpres
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat di daerah untuk mendukung investasi. Hal tersebut dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

"Paling penting adalah menarik investasi sebanyak-banyaknya untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Saya minta di daerah-daerah yang ada investasinya agar masyarakat ikut mendukung," kata Jokowi di acara Nusantara Bersatu, Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11/2022).

 BACA JUGA:Polisi Buru Pembacok Pelajar di SPBU, Rekaman CCTV Dikumpulkan

Jokowi mengatakan dengan didukungnya investasi di daerah, selain membuka lapangan pekerjaan juga menaikan pertumbuhan ekonomi.

"Saya beri contoh Maluku Utara dengan adanya industri wedabe pertumbuhan ekonomi Maluku Utara mencapai 27 persen, enggak ada di dunia seperti ini bisa sebuah provinsi tumbuh 27 persen," kata Jokowi.

 BACA JUGA:Satu Tahanan Kabur Lapas Sragen Ditangkap di Jakarta, 4 Masih Diburu

Selain itu, kata Jokowi, pada KTT G20 di Bali beberapa waktu lalu dikatakan oleh managing director IMF Indonesia menjadi titik terang ekonomi dunia di tengah kesuraman ekonomi global.

"Indonesia adalah titik terang ekonomi dunia di tengah kesuraman ekonomi global, ini kita harus bangga karena semua negara sulit, karena pandemi, adanya krisis pangan, krisis energi, perang di ukraina, krisis keuangan semua negara sulit semua, kita patut bersyukur, karena negara kita masih bisa tumbuh sekali lagi 5,72 persen," kata Jokowi.

Saat G20, lanjut Jokowi, Indonesia juga berhasil menjadi jembatan dari negara-negara yang saling berselisih.

"Berada di tengah bisa jadi jembatan bisa diterima dari sini, dari sana, sebelah kanan kiri artinya kepemimpingan global indoensia sekarang ini berada di titik puncaknya.

Oleh sebab itu kita wajib bersyukur negara2 besar saja tidak kuat menahan gejala resesi global tapi alhamdulilah dengan kewaspadaan yang baik kita bisa bertahan bahkan naik angkanya di angka 5,72%," ungkapnya.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement