Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hadapi Serangan Gaib Suku Dayak, Pasukan Majapahit Gemetar dan Loyo

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Selasa, 13 Desember 2022 |07:05 WIB
Hadapi Serangan Gaib Suku Dayak, Pasukan Majapahit Gemetar dan Loyo
Foto: istimewa.
A
A
A

JAKARTA – Kerajaan Majapahit adalah negara adidaya dengan pasukan yang dikenal tangguh pada masanya, terutama di bawah kepemimpinan Patih Gajah Mada. Namun, konon pasukan Majapahit pernah dibuat ciut nyalinya saat menyambangi Suku Dayak di Kalimantan.

Dikisahkan, dalam upaya mewujudkan Sumpah Palapanya, Patih Gajah Mada menjalin persekutuan dengan sejumlah kerajaan, salah satunya adalah koalisi dengan Suku Dayak. Kala itu pasukan dari Suku Dayak berasal dari Kerajaan Bangkule Rajank atau Bahanapura yang dikomandoi oleh raja bernama Patih Gumatar alias Aria Magat.

Peristiwa yang diperkirakan terjadi antara 1340-1360 Masehi ini dimulai saat pasukan Gajah Mada tiba di pelabuhan Pontianak. Kala itu, seorang prajurit dari Kerajaan Bahanapura mengetahui hal tersebut lalu pergi melapor pada rajanya.

Setelah mengumpulkan pertahanan para kepala Suku Dayak dan memperkuat pertahanan, Kerajaan Bahanapura menyerang pasukan Majapahit. Selain dengan pasukan asli, Kerajaan Bahanapura juga menyerang dengan pasukan gaib, yang merupakan arwah leluhur yang ikut berperang.

Melihat pasukannya kewalahan menghadapi serangan pasukan gaib ini, Patih Gajah Mada meminta bertemu dengan Patih Gumatar. Dalam pertemuan itu, Gajah Mada memberi tahun Patih Gumatar mengenai kedatangan pasukan Mongol yang menjadi ancaman bagi Nusantara.

Setelah diskusi yang panjang, Gajah Mada dan Patih Gumatar sepakat untuk bersekutu melawan pasukan Mongol.

Baca Berita Selengkapnya: Kisah Pasukan Gajah Mada Gemetaran saat Mendapatkan Serangan Gaib dari Suku Dayak

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement