Sementara terkait permasalahan krisis energi, Jokowi mendorong kemitraan ASEAN-UE untuk membangun masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Jokowi meyakini krisis energi adalah sebuah keniscayaan. Namun, transisi energi harus dilakukan secara berkeadilan.
"Saya menghargai dukungan Uni Eropa terhadap Bali Energy Transition Roadmap yang dihasilkan KTT G20 bulan lalu. Kemitraan ASEAN-UE harus memobilisasi pembiayaan dan alih teknologi ramah lingkungan dan memperkuat ekosistem pengembangan energi baru terbarukan," ungkapnya.
Berdasaekan informasi dari Biro Pers Sekretariat Presiden, tampak hadir dalam sesi pleno tersebut yaitu para pemimpin ASEAN dan Uni Eropa. Turut hadir pula mendampingi Presiden Jokowi yakni, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.