JAKARTA - Saksi ahli digital forensik Rujit Kuswinoto memperlihatkan bukti tangkapan layar percakapan antara mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa dengan mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara.
"Ini memang hasil dari labfor Polda Metro Jaya dan dalam hal ini saya tampilkan karena sesuai dengan baru pertanyaan dari penyidik umum dan mengikuti dinamika sidang, selalu ditanyakan terkait Trawas. Nah ini isi chat benar ada di barang bukti IP 13 disita dari Dody," ujar Rujit dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) langsung mempertanyakan terkait keabsahan isi chat tersebut. "Artinya benar itu datanya?" tanya JPU.

"Iya benar. Saya mulai di tanggal 17 Mei 2022 jam 17.21 Pesan conversations di awal yang dikirimkan IJP Teddy Minahasa," jawab Rujit.
Ia pun membeberkan isi pesan dari percakapan tersebut 'Sebagain BB diganti Trawas, emotikon tertawa, (buat bonus untuk anggota)'," ujar ahli membacakan percakapan.
"DP dalam hal ini Dody. 'Siap gak berani jenderal dengan emotikon mengeluh,'. Lanjut (Teddy) membalas reply 'Siap gak berani jenderal' dari Dody dengan emotikon tanda tutup mulut dengan jari," sambung ahli.