JAKARTA – Sebagian besar publik menginginkan sosok calon Presiden (Capres) yang bisa melanjutkan program atau kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal ini merupakan temuan survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk Keberlanjutan vs Perubahan; Persepsi Pemilih Kritis pada awal Mei 2023.
"Mayoritas ada 57 persen ingin Capres bisa melanjutkan pemerintahan sekarang presiden Jokowi," kata Direktur Riset SMRC, Deni Irvani dalam paparannya, Selasa (9/5/2023).
Sementara, kata dia, pemilih kritis yang menginginkan Capres yang akan mengubah program Presiden Jokowi jumlahnya sebesar 33 persen. Sedangkan, yang tidak menjawab sebesar 10 persen.
Deni menyebut, keinginan pemilih kritis ini menunjukkan konsistensi dari survei yang pernah dilakukan SMRC pada tanggal 25-28 April 2023 kemarin.
Hasil survei menunjukkan, sebanyak 58% menilai menilai Ganjar akan melanjutkan program Jokowi, sedangkan yang menyatakan dia akan mengubah hanya 22%. Masih ada 19% yang belum menjawab.
"Hasilnya ternyata sangat konsisten. Mayoritas lebih dari 50 persen, sebelumnya 59 persen itu juga lebih menginginkan capres melanjutkan program presiden Jokowi," ujarnya.
Hal sebaliknya ditemukan pada Anies Baswedan. Sebanyak 47% publik mempersepsi Anies akan mengubah kebijakan Jokowi jika terpilih menjadi presiden. Sementara yang menyatakan akan melanjutkan hanya 27%, dan belum jawab 26%.