Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ganjar Pranowo Ungkap Arti Masyarakat Jateng, Ucapkan Terima Kasih

Ganjar Pranowo Ungkap Arti Masyarakat Jateng, Ucapkan Terima Kasih
Arti masyarakat Jateng bagi Ganjar Pranowo. (Foto: Instagram/Ganjar Pranowo)
A
A
A

 

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo telah berpamitan kepada masyarakatnya dalam upacara HUT ke-78 RI di Lapangan Pancasila (Simpanglima) Kota Semarang pada 17 Agustus lalu. Jelang purnatugas yakni 5 September mendatang, Ganjar pun berterima kasih kepada warga Jateng.

Menurut bakal calon presiden (Bacapres) yang didukung partai Perindo dalam Pilpres 2024 mendatang itu, dia telah mendapat banyak cinta dan dukungan selama memimpin Jateng. Sehingga, tidak ada ungkapan yang pantas selain terima kasih dan rasa cinta.

Kulo tresno panjenengan (aku cinta kalian), I love you full. Karena apa, kami banyak terbantu oleh mereka. Dengan caranya, saya sadar betul cara rakyat mencintai saya ada dua, satu mereka menyampaikan terima kasih dan yang kedua mereka mengkritik keras,” ucap Ganjar Pranowo dalam podcast Konspirasi Prabu, dikutip Kamis (31/8/2023).

Ganjar Pranowo ungkap arti masyarakat Jateng. (Foto: YouTUbe/Ganjar Pranowo)

Menurut Ganjar, kritikan juga menjadi tanda cinta yang tulus dari rakyat. Bagaimana pun, tanpa kritikan, menurut gubernur Jateng dua periode itu, jika tidak dikritik maka bak malaikat yang benar sendiri.

Menariknya, Ganjar juga kerap mendapat kritikan dari masyarakat usai mereka menonton videonya di media sosial. Bahkan, anak-anak kecil pun cukup familiar dengan sosoknya dan ikut protes jika ada hal yang kurang berkenan.

Di sisi lain, kehadiran Ganjar Pranowo sebagai gubernur Jateng dan sekaligus penggagas sekolah SMKN Jateng rupanya dirasakan betul seorang siswinya. Dia bahkan menganggap Ganjar menggantikan sosok ayahnya sendiri yang telah wafat.

“Pak Ganjar, saya Santi Amalia dari kelas 2 SMKN Jateng di Pati. Saya ditinggal ayah sejak umur 8 tahun, dan saya kangen sekali dengan sosok ayah. Dan setelah sekolah di sini saya merasa senang mempunyai ayah, yaitu Pak Ganjar yang telah memberikan sekolah gratis,” ungkap Santi Amalia.

Selain mengungkapkan rasa terima kasih dan senangnya kepada Ganjar, dia juga merasa sedih lantaran kini masa tugas Ganjar segera berakhir. Dengan suara bergetar dan menguraikan air mata, Santi berharap agar sosok gubernur itu tidak akan melupakannya dan teman-teman sekolah.

“Saya sedih kenapa Pak Ganjar harus pensiun dari masa jabatannya. Terus siapa sosok ayah saya sekarang? Saya gak mau kehilangan, Pak Ganjar sudah berarti bagi saya saya ingin sekali Pak Banjar tetap menjadi sosok gubernur Jawa Tengah. Saya mohon tetap selalu ingat pada kami siswa SMKN Jateng jangan lupakan kami,” tuturnya mengakhiri video.

(Lisvi Padlilah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement