Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Relawan Teruskan Visi Misi Ganjar-Mahfud Sejahterakan Perempuan ke Akar Rumput

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 23 Oktober 2023 |17:33 WIB
Relawan Teruskan Visi Misi Ganjar-Mahfud Sejahterakan Perempuan ke Akar Rumput
Relawan Ganjar di Surabaya Jatim/ist
A
A
A


SURABAYA – Relawan bacapres Partai Perindo Ganjar Pranowo Santri Dukung Ganjar (SDG) Jawa Timur (Jatim) meneruskan visi misi pasangan bacapres-bacawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD soal kesejahteraan perempuan kepada masyarakat akar rumput di Jawa Timur.

Salah satunya melalui kegiatan pelatihan pembuatan batik tulis untuk perempuan yang digelar di Majelis Amanatul Muslimah, Jalan Donowati Gang Sekolahan, Kelurahan Sukomanunggal, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya, Jawa Timur.

“Tujuan pada kegiatan hari ini yang pertama adalah meneruskan visi misi Bapak Ganjar Pranowo-Mahfud MD terkait kesejahteraan perempuan,” kata Koordinator Wilayah (Korwil) SDG Jatim, Hurriyahi, Senin (23/10/2023).

Diketahui, Ganjar-Mahfud memiliki misi Kartini Maju yang bertujuan untuk memperkuat posisi perempuan dalam relasi kerja dan menambah cuti melahirkan bagi ibu beserta ayah dengan upah-tunjangan tetap 100 persen.

Dikatakan Hurriyahi, kesejahteraan perempuan penting diwujudkan melalui peran serta lingkungan sosial yang mendukung dan inklusif. Sehingga kesetaraan perempuan yang menjadi gagasan Ganjar-Mahfud MD benar-benar bisa dirasakan.

“Perempuan digaungkan setara dan sejahtera, karena dari kesetaraan itu adalah awal untuk memajukan bangsa dan negara kita,” kata Hurriyahi.

Adapun pelatihan tersebut adalah implementasi program pengembangan perempuan dari Santri Dukung Ganjar bertajuk ‘Women Entrepreneur’ dengan menggandeng praktisi batik tulis.

Melalui pengetahuan dan keterampilan membatik yang mumpuni, para peserta pelatihan yang terdiri dari perempuan dan ibu-ibu majelis taklim bisa berdaya lewat geliat usaha batik tulis.

“Harapan perempuan dan ibu-ibu adalah, kegiatan batik ini bisa menunjang kegiatan ekonomi masyarakat sehingga selain lestari, batik ini menjadi komoditas ekonomi bagi perempuan di sini,” kata Hurriyahi.

Menurutnya, pelatihan membatik ini juga merupakan upaya sukarelawan SDG untuk melestarikan kebudayaan dan warisan bangsa Indonesia.

Sehingga di era kemajuan zaman yang banyak intervensi budaya luar seperti saat ini, kebudayaan lokal seperti batik tulis bisa selalu eksis di masyarakat dan dapat dinikmati generasi selanjutnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement