Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gudang Furniture Dilalap Api

Redaksi , Jurnalis-Jum'at, 20 September 2024 |13:36 WIB
Gudang Furniture Dilalap Api
Sebanyak 16 unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di perkantoran furniture.
A
A
A

JAKARTA -  Kebakaran melanda sebuah gudang perkantoran furnitur di Jalan Kemang Sari,  Jatibening, Kota Bekasi pada Kamis malam. Perlu 16 unit mobil pemadam untuk memadamkan api yang juga merembet ke beberapa rumah warga.

Dari rekaman video amatir milik warga ini , terlihat kepulan asap tebal  membumbung tinggi dan kobaran api menghanguskan pabrik yang memproduksi kichen set dan furniture  di kampung Kemang Sari, kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat tersebut.

Banyaknya barang-barang mudah terbakar serta tiupan angin yang cukup kencang, membuat api dengan cepat menghanguskan isi pabrik. Selain pabrik , sejumlah rumah warga yang berada di samping dan belakang pabrik juga ikut terbakar.

Bahkan, kobaran api yang cvukup besar membuat warga di sekitar pabrik keluar rumah  dan menyelamatkan barang-barang berharga. Eko Wijonarko, salah satu warga setempat yang ditemui di lokasi, mengatakan, penyebab kebakaran diduga akibat kosleting listrik.

Selanjutnya, api langsung membesar karena banyaknya barang-barang yang mudah terbakar. Selain pabrik sejumlah rumahwarga juga ikut ludes terbakar. Api berhasil dipadamkan dalam 4 jam setelah. Tidak ada korban luka dalam peristiwa ini. Diduga api berasal dari korsleting listrik di dalam Gudang. Petugas damkar sempat mengeluhkan akses ke lokasi kebakaran yang sulit karena banyaknya warga yang ingin melihat langsung kebakaran dari dekat. (Seto Pratomo)


 

(Maruf El Rumi)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement