Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cucu Pendiri NU Gus Salam Optimis Raih 60 Persen Pemilik Suara di Muktamar

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Minggu, 23 Agustus 2026 |11:51 WIB
Cucu Pendiri NU Gus Salam Optimis Raih 60 Persen Pemilik Suara di Muktamar
 Pengasuh Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Kiai Abdussalam Shohib
A
A
A

JAKARTA - Jelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang akan digelar di Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026,  Pengasuh Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Kiai Abdussalam Shohib (Gus Salam) menyatakan optimisme tinggi.

Cucu dari Kiai Bisri Syansuri, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) ini menargetkan dapat meraih dukungan lebih  60% dari total pemilik suara yang terdaftar sebagai peserta.

Gus Salam mengaku telah melakukan konsolidasi secara masif dan terstruktur ke seluruh penjuru Tanah Air dalam beberapa bulan terakhir.

“Kami telah bersilaturahmi secara langsung, bertemu secara fisik dengan para fungsionaris di 30 PWNU, dan lebih dari 470 PCNU seluruh Indonesia,” ujar Gus Salam, Minggu (23/8/2026).

Selain pertemuan fisik, Gus Salam juga menyebut komunikasi intensif terus berjalan. Ia bersama timnya membangun komunikasi dengan semua fungsionaris PWNU, PCNU, dan PCINU.

“Komunikasi itu kami lakukan baik dalam forum-forum tertentu maupun secara personal. Intinya, semua yang telah kami temui dan komunikasikan saat ini sudah masuk dalam Daftar Peserta Tetap atau DPT Muktamar ke-35 NU,” jelasnya.

Berdasarkan data DPT, jumlah total PWNU, PCNU, dan PCINU yang berhak memiliki suara di Muktamar 35 adalah 556 lembaga. Angka ini menjadi basis perhitungan tim Gus Salam dalam memetakan dukungan.

“Dari hasil silaturahmi dan komunikasi itu, kami optimis bisa meraih dukungan di atas 60% dari pemilik suara," tegasnya.

Gus Salam menyebut ada sejumlah alasan utama yang membuat ia optimis meraih dukungan mayoritas. Salah satunya gagasan rekonsiliasi total dan menghidupkan kembali ruh perjuangan pendiri NU.

 

“Gagasan 'rekonsiliasi total dan menghidupkan kembali ruh perjuangan pendiri NU' mendapat apresiasi yang luar biasa dari PWNU, PCNU dan PCI NU. Ini yang membangkitkan semangat khidmah mereka lagi ditengah melemahnya kepercayaan terhadap PBNU,” katanya.

Menurutnya, warga NU di daerah rindu kepemimpinan yang mempersatukan, bukan memecah. Gagasan rekonsiliasi dianggap sebagai jalan kembali ke khittah dan nilai dasar NU.

“Yang kami inginkan adalah PBNU ke depan yang membumi dan berwibawa. Dekat dengan pesantren, dekat dengan warga, dan kuat secara kelembagaan,” tambahnya.

“Ini amanat guru. Saya bertekad berjuang hingga tuntas di Muktamar ke-35 NU. Tidak lain untuk mewujudkan perintah guru kiai saya, KH Nurul Huda Djazuli," tegas Gus Salam.

Gus Salam juga menyampaikan harapan besar agar Muktamar ke-35 Pesantren Tambakberas berlangsung dengan baik.

“Mari kita jaga marwah Muktamar. Ini rumah kita bersama. Biarlah warga NU yang diwakili para peserta muktamar nanti, yang menentukan,” pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement