Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Usai Kalimantan, Prabowo Cek Penanganan Karhutla di Sumatera Hari Ini

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 24 Agustus 2026 |09:33 WIB
Usai Kalimantan, Prabowo Cek Penanganan Karhutla di Sumatera Hari Ini
Presiden Prabowo Subianto (foto: ist)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melakukan pengecekan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ke Sumatera, yang akan dimulai dari Provinsi Riau, Senin (24/8/2026). 

Sebelumnya, Prabowo telah mengecek penanganan Karhutla di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Kunjungan Prabowo ini untuk memastikan penanganan karhutla berjalan cepat, terpadu, dan efektif. 

"Kunjungan ini akan menjadi bagian dari komitmen Presiden untuk memastikan negara hadir dan memberikan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak karhutla dan kabut asap," ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.

Dari hasil kunjungan di Kalimantan, Prasetyo mengatakan, bahwa Presiden Prabowo telah memastikan langkah tanggap darurat berjalan optimal. Upaya percepatan telah membuahkan hasil melalui penambahan armada water bombing, penebalan personel darat dari unsur TNI, Polri, dan Manggala Agni, serta penyiagaan fasilitas kesehatan bagi warga.

"Selain itu, Presiden juga telah menginstruksikan tindakan tegas tanpa kompromi, di mana aparat penegak hukum telah memulai proses penyelidikan terhadap sejumlah area konsesi korporasi yang terbukti terbakar maupun lalai dalam menjaga lahannya," katanya.

Prasetyo pun mengatakan fokus penanganan kini akan diperluas ke Sumatera, khususnya Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan, terdapat 2.894 hotspot di 10 provinsi di Sumatera, dengan konsentrasi tertinggi di Sumatera Selatan sebanyak 1.410 titik, Riau 480 titik, dan Jambi 425 titik. Luas lahan terbakar di 10 provinsi Sumatera pada 2026 tercatat mencapai 36.047,64 hektare.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement