Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mendiktisaintek Evaluasi Proses Penerimaan Mahasiswa Baru Usai Rektor Unsoed Jadi Tersangka

Felldy Utama , Jurnalis-Senin, 24 Agustus 2026 |10:11 WIB
Mendiktisaintek Evaluasi Proses Penerimaan Mahasiswa Baru Usai Rektor Unsoed Jadi Tersangka
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh menyusul kasus hukum yang menjerat mantan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq.

"Ya kita akan evaluasi semuanya," kata Brian saat ditemui usai menghadiri acara resepsi Kasespri di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026) malam.

Sebagai langkah awal, kata Brian, Kemendiktisaintek telah berkoordinasi dengan panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengevaluasi proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri.

"Kita juga sudah berkoordinasi dengan SNPMB, sudah dibentuk tim untuk melakukan evaluasi proses penerimaan," ujarnya.

 

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi terkait penerimaan mahasiswa baru (maba).

Penetapan tersangka dilakukan setelah Sodiq terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Banyumas, Jawa Tengah.

Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengatakan Sodiq ditetapkan sebagai tersangka bersama lima orang lainnya. Salah satunya Wakil Rektor (Warek) III Unsoed, Norman Arie Prayoga.

"Berdasarkan kecukupan alat bukti sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 90 KUHAP baru tentang penetapan tersangka, KPK menetapkan 6 orang tersangka," ujar Taufik dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (21/6/2026).
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement