Zaitun juga menyoroti mayoritas penduduk Azerbaijan yang beragama Islam. Menurut dia, kebijakan tersebut juga perlu dilihat dalam konteks penghormatan terhadap hak asasi manusia dan prinsip kebebasan beragama.
"Kedua tidak sesuai dengan Piagam PBB tentang Hak Asasi Manusia. Dan ini bisa bertentangan dengan resolusi Islamofobia, dan seterusnya," tutur Zaitun.
Ia berharap masyarakat dapat melakukan aksi damai dan berbagai gerakan protes untuk mendorong pemerintah Azerbaijan meninjau kebijakan tersebut. Zaitun juga meminta pemerintah negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim menempuh jalur diplomasi untuk menyampaikan keberatan kepada pemerintah Azerbaijan.
"Jadi diharapkanlah, mereka melakukan aksi damai, ya, melakukan gerakan-gerakan protes, sehingga nanti saya yakin pemerintah Azerbaijan akan menyadari itu. Dan diharapkan seluruh pemerintahan dunia Islam memberikan upaya-upaya melobi, ya mengajak pemerintah Azerbaijan untuk menyadari hal itu," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.