Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KPK Terima Pengembalian Uang Rp250 Juta dari PCNU Nias, Terkait Apa?

Nur Khabibi , Jurnalis-Selasa, 20 Oktober 2026 |23:10 WIB
KPK Terima Pengembalian Uang Rp250 Juta dari PCNU Nias, Terkait Apa?
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima pengembalian uang sebesar Rp250 juta dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Nias, Sumatra Utara. Uang tersebut kemudian disita penyidik untuk dianalisis keterkaitannya dengan perkara yang tengah ditangani.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo membenarkan adanya pengembalian uang tersebut.

"Memang ada pengembalian dari salah satu ormas ya dan pengembalian uang tersebut juga telah dilakukan penyitaan oleh penyidik, salah satunya pengembalian uang senilai Rp250 juta," kata Budi kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).

Uang tersebut diduga berkaitan dengan penyelenggaraan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35. Namun, KPK masih akan menganalisis lebih lanjut untuk memastikan keterkaitannya dengan perkara yang sedang ditangani.

"Dari pengembalian uang itu, tentu nanti penyidik akan melakukan analisis lebih lanjut bagaimana keterkaitan dengan perkara," ujarnya.

 

Budi menjelaskan, uang tersebut dapat digunakan sebagai barang bukti apabila hasil analisis penyidik menunjukkan adanya keterkaitan dengan perkara. Sebaliknya, uang itu dapat dikembalikan kepada pihak yang menyerahkannya jika tidak ditemukan hubungan dengan perkara tersebut.

"Jika memang itu terkait dengan perkara, maka tentu ini akan menjadi barang bukti, akan menjadi alat bukti nantinya. Tapi jika memang dalam proses analisis yang dilakukan oleh penyidik nantinya ditemukan ini tidak terkait dengan perkara, maka penyidik juga dapat melakukan pengembalian kepada yang bersangkutan," ucapnya.

Budi menambahkan, penyerahan uang tersebut dilakukan atas inisiatif pihak terkait sebelum akhirnya disita oleh penyidik KPK.

"Karena memang prosesnya ini adalah inisiatif dari pihak terkait yang kemudian menyerahkan sejumlah uang Rp250 juta itu kepada KPK, yang kemudian dilakukan penyitaan," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement