Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Temuan Candi Lereng Merapi Ditindaklanjuti

Muhammad Slamet , Jurnalis-Kamis, 14 Februari 2008 |19:15 WIB
Temuan Candi Lereng Merapi Ditindaklanjuti
A
A
A

MAGELANG - Penemuan bebatuan berbentuk candi di Dusun Gendelan, Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Magelang, terus ditindaklanjuti. Warga setempat terus melakukan penggalian di lahan milik Sujito, warga setempat, yang merupakan tempat penemuan tersebut.

"Kita terus perdalam galian. Sebab, kita belum temukan secara utuh bentuk bangunan tersebut," terang Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab Magelang Wibowo Setyo Utomo di kantornya, Kamis (14/2/2008).

Wibowo menyebutkan, temuan ini sudah dilaporkan kepada Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jateng. Bahkan, pegawai BP3 beberapa hari lalu sudah meninjau lokasi penemuan.

"Namun, belum ada tindak lanjut dari mereka. Mungkin mereka masih fokus pada kematian salah satu pegawainya (Lambang Babar Purnomo)," katanya.

Kata Bowo, BP3 sudah menginstruksikan pengamanan temuan tersebut, lantaran dikhawatirkan dimabil oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Namun, lanjut Wibowo, bebatuan tersebut belum bisa dilihat secara utuh, sehingga tidak bisa dilakukan pengangkatan, untuk diamankan.

"Jadi batu tersebut masih di lokasi penemuan," ujarnya.

Wibowo mengaku belum bisa menyimpulkan temuan tersebut, apakah berupa candi atau bangunan lainnya. Namun, dia mengatakan, temuan tersebut bukan berupa yoni, atau patung yang langsung bisa diangkat dari dalam tanah.

"Instruksi dari BP3, jika bisa diangkat, ya disuruh mengamankan ke tampat yang aman. Namun, jika tidak bisa diangkat, kita tinggal di lokasi," jelasnya.

Wibowo memperkirakan, bebatuan yang ditemukan di lereng Merapi tersebut ukurannya relatif besar. Atas dasar itu, pihaknya meminta bantuan aparat desa setempat untuk ikut mengamankannya.

"Kita juga yakin, warga sekitar bisa mengamankan. Karena di lingkungan sekitar juga pernah kita temukan candi Aso, yang sampai sekarang tetap dijaga warga," katanya.

Kadus Gendelan Tokojrat mengatakan, selama ini warganya terus melakukan penggalian. Warga, juga turut menjaga penemuan tersebut.

"Sejak ditemukan, lokasi penemuan mirip lokasi wisata. Kita berharap, jika benar nantinya ada candi di kawasan ini bisa menjadi kawasan wisata yang sebenarnya," imbuhnya.

(Nurfajri Budi Nugroho)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement