getting time...

NEWS » News

SDN 21 Kramat Jati Sudah 3 Kali Ambruk

Lutfi Dwi Pujiastuti - Okezone
Rabu, 27 Februari 2008 14:02 wib

JAKARTA - Sejak dua hari ini, seluruh siswa SDN 21 Pagi Kramatjati, Jakarta Timur tidak dapat beraktivitas normal di sekolah. Sebanyak 119 siswa dari kelas satu hingga kelas enam inipun terpaksa harus menumpang belajar di sekolah lain.

Mereka mengungsi di SDN 22 Kramatjati yang berlokasi tepat di samping sekolah mereka yang ambruk. Mengingat tak ada ruang lebih di SDN 22, mereka pun terpaksa bersekolah usai bubaran SDN 22. "Anak-anak sekarang masuknya pukul 12.00-17.00 WIB," keluh seorang wali murid SDN 21 Pagi Kramatjati, Juniarsih, Rabu (27/2/2008).

Ambruknya gedung sekolah SDN 21 Pagi itu bukanlah hal yang mengagetkan bagi penghuninya. Supandi, pria yang sejak tahun 1983 bekerja sebagai penjaga sekolah SDN 21 Pagi itu mengatakan, sekolah yang dibangun pada tahun 1979 itu sempat dua kali ambruk.

Pertama kali yang ambruk adalah ruang kelas III. Begitu selesai ruang tersebut diperbaiki, giliran ruang guru yang ambruk atapnya, dan kini ruang kelas empat hancur tidak berbentuk. "Lihat saja, kayunya saja sudah kopong alias keropos, ini sudah ngeri untuk ditempati," ujar Supandi seraya mengetuk kusen kayu salah satu ruang.

Konstruksi bangunan yang buruk semakin diperparah dengan lokasi sekolah yang berdekatan dengan bandara Halim Perdanakusumah. Tembok ruangan akan bergetar hebat ketika ada pesawat yang melintas. "Kalau pesawat lewat getarannya kenceng, kalau hujan banjir deh," kisah Supandi.

Sungguh ironis memang jika melihat kehidupan gemerlap Ibu Kota yang terkesan modern dan wah! Bisa dibayangkan jika gedung sekolah di dalam kota Jakarta saja ambruk mengenaskan, bagaimana dengan kondisi bangunan sekolah di desa-desa terpencil?

"Kaga matching mbak! Hidup di kota besar tapi sekolahnya kaya begini, jalanan bagus apalagi di sini dekat kelurahan dan kecamatan. Takutnya kalau tidak diperbaiki anak kita jadi korban," gerutu para ibu ketika menunggui anak-anaknya yang tengah bersekolah siang.
(pie)