Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

David Tak Pernah Menunjukkan Gejala Stres

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2009 |11:48 WIB
David Tak Pernah Menunjukkan Gejala Stres
A
A
A

JAKARTA - David Hartanto Widjaja, mahasiswa Indonesia yang diduga menusuk dosen Nanyang Technological University (NTU) Singapura dikenal supel saat bersekolah di SMAK BPK Penabur.

Tidak heran David memiliki banyak teman dan aktif di berbagai kegiatan yang melibatkan orang banyak pula. "David suka main bola," ujar Kepala Bagian Humas SMAK BPK Penabur, Jakarta, Daisy Imelda kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/3/2009).

Daisy menegaskan kehidupan sosial David selama bersekolah di SMAK BPK Penabur baik-baik saja. Pakar matematika itu pun tidak pernah terlibat dalam konflik dengan sesama rekannya atau dengan para staf pengajar. "Dia juga tidak mempunyai gejala depresi atau stres," ujarnya.

Perlu diketahui, David merupakan salah satu alumnus SMAK BPK Penabur. Pelajar jurusan IPA itu lulus pada 2005. Setelah itu David melanjutkan studinya di Nanyang Technological University (NTU) Singapura.

Nama David sejak kemarin mulai  ramai diberitakan media massa karena dia diduga menikam dosennya, profesor Chan Kap Luk di lantai 6 kampusnya pukul 10.35 waktu setempat. Usai menikam, David lari menuju lantai 4, mengiris urat nadinya, lalu melompat hingga tewas.

Chan Kap Luk, seorang profesor teknik informatika di ITU, merupakan pembimbing tugas akhir David. Dugaan sementara, David mengalami depresi dalam menyelesaikan tugas akhirnya.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement