JAKARTA - Pengamat terorisme Al Chaidar meyakini pelaku ledakan di dua hotel di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, adalah teroris. Sasaran yang dituju pun selalu berulang.
"Saya kira ini sudah jadi tradisi mereka, bahwa sasarannya selalu berulang. Dulu JW Marriot, sekarang JW Marriot lagi," kata Al Chaidar saat dihubungi okezone, Jumat (17/7/2009).
Itu dilakukan kelompok teroris karena mereka tidak memiliki banyak pilihan sasaran. "Misalnya waktu 11 September 2001, mereka sampai mengirim beberapa pesawat ke sana," ujar dia.
Yang dikhawatirkan, lokasi-lokasi tersebut akan menjadi sasaran permanen dari para teroris. "Karena bagi mereka ini adalah lambang. Jadi mungkin saja mereka (hotel-hotel) itu harus ganti nama," cetus dia. "Karena itu adalah simbol di mana orang-orang Yahudi tinggal, atau juga orang-orang Amerika," tambahnya.
(Nurfajri Budi Nugroho)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.