getting time...

NEWS » News

Baasyir dan Ponpes Al-Mukmin Ngruki Diawasi

Thomas Joko - Okezone
Minggu, 9 Agustus 2009 07:44 wib

SEMARANG - Pihak Kepolisian dan TNI Jawa Tengah memperhatikan hubungan Ustaz Abu Bakar Baasyir dengan gembong teroris Noordin M Top. Dikabarkan Pondok Pesantren al-Mukmin di Ngruki Sukoharjo milik Baasyir memiliki bunker serta lorong bawah tanah untuk menyembunyikan Noordin M Top.

Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro melakukan upaya pemantauan terhadap keberadaan kelompok-kelompok Islam garis keras. Karena Pondok Pesantren al-Mukmin memberikan ajaran jihad pada santrinya dan bergolongan keras maka menjadi salah satu obyek yang dibidik baik oleh pihak polri maupun TNI.

Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Haryadi Sutanto kecurigaan terhadap Ustaz Abu Bakar Baasyir dalam menyembunyikan Noordin M Top sangat beralasan. Karakteristik pemahamanan ideologis Islam antara Noordin M Top dengan mantan Pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia itu tergolong sama.

"Setiap ada aksi teror bom di Indonesia, Baasyir selalu mengatakan aksi itu identik dengan jihad yaitu membela Islam. Itu membuat paradigma yang salah dan merupakan hal untuk pembenaran saja. Menurut saya ada tiga faktor tumbuhnya terorisme yakni pemahamam ideologi yang salah, pendidikan yang kurang dan latar belakang sosial yakni kemiskinan," kata Pangdam Meyjend TNI Haryadi Sutanto kemarin.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Alex Bambang Riatmodjo mengatakan bahwa kepolisian di Jateng akan terus memfokuskan perhatiannya kepada Abu Bakar Baasyir dan Pondok Pesantren al-Mukmin di Ngruki. Namun Kapolda membantah jika hal itu berkaitan dengan kabar Noordin M Top yang diduga dilindungi Baasyir.

"Kunjungan ke Pondok Pesantren al-Mukmin di Ngruki tidak ada kaitan dengan terorisme. Kunjungan itu hanya bentuk komunikasi untuk menyamakan visi dan memancing gagasan yang konstruktif sehingga tidak ada salah persepsi antara Polri dengan dunia Islam," jelas Kapolda Jateng.





(fit)

  • rahma » 0 Tanggapan
    pokoknya yg bilang abu bakar baasyir salah itu orngnya gila,tdk tahu islam,mending kalo tak tau tu diem ja.jgn asal nuduh orng sembarangan.apalagi ulama yg menyanpaikan ajaran2 nabi.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rahma » 0 Tanggapan
    saya tdk setuju dgn komentar ikbal,tapi saya sangat setuju degan komentar deny.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • furtho » 0 Tanggapan
    abb tu emang konconya teroris
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Irhaby » 0 Tanggapan
    "Dan perangilah mereka sampai tidak ada fitnah(kemusyrikan), supaya dien(tatanan hidup) itu semata mata untuk Allah(QS.AL-ANFAL:39), KALAU PARA KAFIR MEMAKSAKAN TATANAN HIDUP(DIEN)NYA DENGAN PERANG ,KENAPA KAMI SEORANG MUSLIM TAKUT. AMRIK AJA BERANI MENANAMKAN DIEN DEMOKRASI DI AFGHANT, PAKISTAN, SOMALIA, DAN KAFIR RUSIA JUGA BERANI MEMAKSAKAN DIEN KOMUSISNYA DI CHECNYA,AFGHAN DENGAN PERANG. DAN PERANGILAH MEREKA PEMELUK AGAMA DEMOKRASI, NASIONALIS, KAPITALIS, SOSIALIS ,LIBERAL ,ADAT LELUHUR dan DIEN-DIEN SESAT LAINNYA ,SAMPAI TATANAN HIDUP ITU MILIK ALLAH SEMATA(ISLAM). KEMBALINYA TENTARA MUHAMMAD SAW..sabiluna..sabiluna..Al-Jihad..Al-Jihad
    Beri Tanggapan Laporkan
  • mohammed khoiron » 0 Tanggapan
    kita sebagai insan ilahi harus menghormati makhluk beliau karena kalau tidak itu namanya dlolim,meskipun itu orang nonmuslim tetap saja makhluk beliau. dan kita harus ukhuwa basyariyah,,,,,
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.