Ilustrasi
GRESIK - Polisi bergerak cepat. Setelah muncul pemberitaan adanya video adegan syur yang diperankan siswi SMA Menganti, Gresik, polisi langsung memeriksa sepasang kekasih, Ms dan Ef. Dari keterangan keduanya polisi mulai menemukan titik terang mengenai dugaan pengedar video tersebut.
"Intinya kami sudah periksa keduanya," aku AKP Adi Saputro, Kapolsek Kedamean, Gresik, di kantornya, Rabu (25/11/2009).
Menurut Adi, semula kedua warga Desa Katimoho, Kecamatan Kedamean, Gresik itu mengaku tidak tahu pengedarnya. Keduanya hanya menyebutkan bahwa HP miliki Ef yang dipakai merekam, kerap ditinggal di tempat kerjanya.
Dari situ polisi menduga ada teman kerja Ef yang sengaja menggandakan dan mengedarkan video itu. "Ef kepada kami mengaku sempat memergoki teman kerjnya yang menyimpan gambar tersebut, padahal gambar di HP-nya sudah dihapus. Pengakuan inilah yang akan kami dalami untuk menjerat pelaku pengedar," tegasnya.
Menurut Adi, keduanya sudah berpacaran sejak Ms masih duduk di bangku SMP. Bahkan, ditegaskan bila keduanya sudah mendapat restu orangtuanya. Makanya, aksi yang terekam di HP-nya itu dilakukan di rumah si perempuan. "Kepada kami mereka mengaku awalnya dipakai koleksi pribadi," kata Adi.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Gresik Selatan sempat dihebohkan dengan beredarnya adegan syur siswi SMA Menganti. Video syur berdurasi 2,18 menit itu dilakukan sepasang kekasih berinisial Ms dan pacarnya Ef. Ms tercatat sebagai siswi kelas XI di SMA Menganti. (Ashadi Iksan /Koran SI/ded)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan