getting time...

SBY Tahu Mertuanya Diusulkan Jadi Pahlawan

Insaf Albert Tarigan - Okezone
Senin, 11 Januari 2010 17:09 wib
Almarhum Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, berjasa menumpas PKI
Almarhum Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, berjasa menumpas PKI

JAKARTA - Sejumlah nama kian santer dihembuskan untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional. Mulai dari Soeharto,  Gus Dur, dan kini mertua Presiden, almarhum Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo. Lantas apa tanggapan dari Presiden?

"Tentu Presiden sudah mengetahui. Artinya usulan dari komponen masyarakat itu ada pertimbangan-pertimbangannya," kata Juru Bicara Presiden Julian Aldri Pasha di istana kepresidenan, Jakarta, Senin (11/1/2010).

Disinggung mengenai sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas usulan agar mertuanya dianugerahi gelar pahlawan, Julian menjelaskan, bahwa pemerintah akan melihat dari peraturan perundangan yang berlaku.

"Kita menghormati setiap komponen bangsa untuk mengusulkan orang menjadi pahlawan nasional. Tetapi kita tahu bahwa negara ini kan memang ada mekanisme. Kalau memang semua sesuai prosedur kita lihat  bahwa ada peraturan undang-undang nomor 29 tentang gelar, tanda kehormatan. Kalau memang sesuai peraturan dan kriteria yang beraaku kita akan lihat nanti kemungkinan-kemungkinan itu," urai Julian.

Julian juga menegaskan jika seandainya Sarwo Edhie Wibowo layak diberikan gelar pahlawan, hal itu bukan semata-mata karena hubungan keluarga dengan Presiden.

Almarhum Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo diusulkan menjadi pahlawan nasional oleh angkatan 1966.

Usulan tersebut mencuat dalam acara silaturahmi aktivis angkatan 1966 dan peringatan 44 tahun Tritura di Gedung Pertemuan Graha Tirta Siliwangi Jalan Lombok, Minggu 10 Januari.

Ketua Panitia Pertemuan Sutopo Troenokromoro mengatakan, sampai sejauh ini pihaknya baru mengupayakan rencana tersebut. Terkait nilai-nilai kepahlawan ayahanda Ani Yudhoyono itu, kata Sutopo, Sarwo Edhie memiliki andil besar dalam proses Tritura.
(mbs)

  • adoel » 0 Tanggapan
    1001 kesalahan sarwo edhie wibowo...!! luruskan dulu sejarah jangan terlalu cepat mengangkat seseorang menjadi pahlawan..!! sampai sekarang masih ada korban dari kesalahan (Almh) terhadap orang yang tidak bersalah. kesalahan besar mengangkat (almh) sebagai pahlawan nasional.. itu adalah bomerang bagi SBY untuk menjatuhkan diriNya sendiri..!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • aan rafli » 0 Tanggapan
    giliran mertua diusulkan sby tau, giliran mobil mewah mentri sby tgk tau. wah.. jgn gtu donk pak mau menang sendiri he he he......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Muhammad Nida' Fadlan » 0 Tanggapan
    Jangan lupa, Alm. Prof. Lafran Pane (Pendiri HMI) pun lebih besar jasanya...
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.