Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pasien DB di Bangkalan Membludak

Subairi (Koran Sindo) , Jurnalis-Jum'at, 22 Januari 2010 |02:03 WIB
Pasien DB di Bangkalan Membludak
A
A
A

BANGKALAN – Jumlah pasien demam berdarah yang ada di Rumah Sakit Syarifah Ambami Ratu Ibu (RSA Ratu Ibu) Bangkalan, hingga kemarin masih membludak. Sebanyak 94 pasien masih menjalani rawat inap, karena terkena penyakit yang disebabkan nyamuk tersebut.  
 
Pemandangan tersebut, tidak lain karena jumlah pasien penyakit demam berdarah yang cukup padat. Berdasarkan catatan RSA Ratu Ibu Bangkalan, hingga kini sudah ada sebanyak 94 pasien demam berdarah yang menjalani opname.
“Sudah ada 94 pasien yang sebagian besar adalah balita,” ujar Direktur RSUD Syarifa Ambami Rato Ebu Bangkalan, Teguh Basuko Hadi, Kamis (21/1/2010).
 
Teguh menjelaskan, dari sebanyak 94 pasien yang menjalani rawat ini, ada 33 pasien yang positif demam berdarah dengue (DB) dan sisanya mengalami status febris, di mana kondisi trombosit pasien semakin berkurang. Kondisi pasien berstatus febris, bisa menimbulkan suhu panas tubuh tinggi dan kejang-kejang.
 
Bila ada indikasi balita yang mengarah pada Febris, diminta untuk tidak dianggap sepele. Teguh meminta agar orang tua segera membawa ke puskesmas setempat, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
 
“Kalau ada gelaja aneh seperti panas disertai tubuh kejang, segera dibawa saja ke puskesmas, karena itu berpotensi kena demam berdarah,” tegas Teguh.
 
Untuk mengantisipasi semakin membludaknya pasien DBD, pihaknya akan segera mungkin melakukan beberapa langkah konkret seperti fogging dan abatesasi. Untuk tahap awal, akan dilakukan di lima daerah endemis seperti Kecamatan Kota, Burneh, Socah, Arosbaya, dan Kamal.
 
“Tak lupa pula kami meminta agar warga menerapkan pola hidup sehat, minimal dengan menguras air sesering mungkin dan menjaga kebersihan,” tambahnya.
 
Sementara itu, akibatnya membludaknya jumlah pasien DBD, beberapa pasien terpaksa keluar dari kamar rawat inap, karena tidak betah dengan suhu panas, gerah dan mandi keringat.
 
“Anak saya selalu menangis terus kalau ada di dalam, mungkin karena terasa panas,” kata Ainul Yakin (35), salah satu orang tua pasien demam berdarah.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement