Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

"Kolor Ijo" Sebar Teror, Wanita Harus Ditemani

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Sabtu, 23 Januari 2010 |17:38 WIB
Foto: Ilustrasi
A
A
A

PEKANBARU - Hingga kini pihak Kepolisian Sektor Kandis, Kabupeten Siak, Riau masih melakukan perburuan terhadap pelaku pemerkosaan ibu muda yang diduga adalah ‘Kolor Ijo’. Polisi juga meminta kepada kaum hawa yang menjadi korban perkosaan untuk dijaga.

"Kita berharap kaum wanita jangan ditinggalkan pada malam hari, jikapun terpaksa suami pergi diminta ada yang menemani apakah saudara yang lain maupun tetangga," minta Kepala Unit Reskrim Polsek Kandis Ipda Indra kepada okezone, Sabtu (23/1/2010).

Dia melanjutkan, jikapun tidak ada yang menamani, polisi juga meminta para ibu yang tinggal di rumah bisa memastikan seluruh pintu terkunci rapat. Hal itu dimaksudkan untuk mencegah semua bentuk kejahatan.

"Karena yang terjadi dalam pemerkosaan di sini karena rumah korban tidak terkunci dengan baik, sehingga dengan leluasa pelaku manjalankan niat jahatnya," harapnya.

Selain itu, polisi juga mengimbau kepada masyakat untuk lebih meningkatkan keamanan dan ketertiban di tempat masing-masing. "Selain polisi, warga juga punya kewajiban menjalankan kemanan di daerah masing-masinng. Tingkatkan Siskamling," ujarnya.

Pemerkosaan yang disinyalir pelakunya adalah ‘Kolor Ijo’ yang sempat menghebohkan aksi pemerkosaan di berbagai daerah dialami seorang ibu sebut saja Karmila (21), warga Simpang Belutu, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau 19 Januari lalu.

Karmila didatangi pria misterius pada dinihari. Pria yang diduga ‘Kolor Ijo’ datang tanpa busana dan hanya menggunakan kolor warna hijau. Sementara wajahnya ditutupi topeng. Dengan sebilah golok untuk mengancam, pria inipun memperkosa Karmila sehingga terjadi pendarahan.

(Ahmad Dani)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement