Ilustrasi.(foto:ist)
DENPASAR - Meski dua warga negaranya terbunuh namun pihak Konsulat Jepang memberikan selamat dan penghargaan kepada Kapolda Bali karena berhasil mengungkap kasus tersebut dengan menangkap para pelaku.
Secara khusus Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna menerima rombongan pejabat Negeri Sakura yang dipimpin Wakil Direktur Jenderal Bagian Konsulat Departemen Luar Negeri Jepang, Yamamoto. "Kami merasa sedih sekali karena ada dua warga negara kami yang terbunuh di Bali," kata Yamamoto, Kamis (11/3/2010).
Namun pihaknya bersyukur karena akhirnya pihak kepolisian Bali berhasil mengungkap kasus ini, menyeret para pelakunya yang kini sedang menjalani proses hukum di persidangan.
Seperti diketahui dua turis asal Jepang yakni Mayumi dan Hiromi Shimada tewas dibunuh saat berlibur ke Bali beberapa waktu lalu.
"Kami tidak ingin peristiwa seperti ini terjadi kembali di masa mendatang, karena itu kami meminta Kapolda untuk memberi jaminan kenyamanan dan keselamatan pada warga kami di Bali," ujar Yamamoto seperti disampaikan Makino, konsul Jepang.
Dalam kunjungan itu, pihak Konsulat Jepang menanyakan kondisi keamanan di Bali saat ini. "Warga kami yang tinggal di Bali sebanyak dua ribu orang, ada 350 ribu warga kami yang datang ke sini setiap tahunnya," tandas Makino.
Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam lebih itu, Kapolda menyampaikan kondisi keamanan dan kepariwisataan di Bali yang tetap aman dan nyaman untuk dikunjungi.
"Semua wisatawan asing termasuk warga Jepang, yang datang ke Bali tetap akan kami lindungi agar mereka bisa merasa nyaman dan betah selama tinggal di Bali," kata Kapolda didampingi Kabid Humas Kombes Pol Gde Sugianyar.
Disampaikan Kapolda, selama ini wisatawan Jepang sangat memperhatian aspek kenyamanan dan keamanan." Mereka biasanya menginap di hotel atau tempat-tempat yang memiliki sertifikasi yang memberi jaminan keamanan dan kenyamanan," ucap Kapolda.
Khusus untuk warga Jepang yang terbunuh yakni Mayumi, kata Kapolda, dikarenakan yang bersangkutan tinggal di hotel yang belum memiliki sertifikasi jaminan keamanan. Sehingga pihaknya sulit melakukan pengawasan selama berada di Bali. Kapolda mengaku mendapat piagam penghargaan dari pihak Jepang atas keberhasilannya mengungkap dua kasus pembunuhan warga Jepang.
(fit)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan