Tuntut Referendum, Ribuan Warga Papua Turun ke Jalan

blogspot (ilustrasi)

blogspot (ilustrasi)

JAYAPURA – Ribuan warga Papua kembali menggelar aksi unjuk rasa menuntut referendum atau pemisahan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  

 

Massa yang mengatasnamakan Forum Demokrasi Rakyat Papua Bersatu atau yang lebih dikenal dengan sebutan Fordem ini juga menggelar aksi serupa di beberapa wilayah Papua di antaranya Wamena, Manokwari, Sorong, serta Bali dan Jawa. "Kami ingin mengatakan bahwa otsus di Papua gagal," kata salah satu aktivis Markus Haluk, Kamis (8/7/2010).

 

Dalam aksinya, massa juga membawa lebih dari lima berdera PBB, bendera SOS, atribut Bintang Kejora seperti ikat kepala dan cat-cat di sekujur tubuh. Tak luput pula sejumlah spanduk tentang pengembalian Otsus dan pernyataan referendum.

 

Mereka juga melakukan aksi longmarch sepanjang 20 kilometer, dari kawasan Abepura menuju halaman kantor DPRD Papua. Sempat terjadi pengibaran bendera Bintang Kejora dalam aksi massa yang melakukan longmarch, namun pengibaran hanya berlangsung 1 menit.

 

Meski tidak ada kawalan aparat dalam aksi longmarch Fordem ini, aksi tersebut berlangsung damai, hanya saja aktifitas di kota Jayapura 75 persen lumpuh. Sebelumnya, aksi yang sama juga dilakukan massa Fordem ini pada pertengahan Juni lalu.

 

(teb)
Live Streaming
Logo
breaking news x