Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kebohongan Pemerintah Jadi Sembilan Setengah

Muhammad Saifullah , Jurnalis-Rabu, 23 Februari 2011 |14:00 WIB
Kebohongan Pemerintah Jadi Sembilan Setengah
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Organisasi Pemuda Internasional dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mempertanyakan komitmen pemerintah terhadap perubahan iklim. Mereka khawatir komitmen tersebut hanya sekedar lips service pemerintah di mata internasional.

“Yang cukup mengecewakan kami adalah bahwa acara tanggal 23 Februari (acara pembukaan Youth Forum on Climate Change) merupakan tanggal yang dititip beliau (Presiden) dari semula acara pembukaan pada 21 Februari. Tapi ternyata beliau tidak datang,” kata Vice President World Assembly of Yout Ahmad Doli Kurnia dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (23/2/2011).

Doli mengaku dirinya tidak tahu soal ketidakhadiran Presiden SBY di acara yang dihadiri utusan 42 negara tersebut. Padahal, kata Doli, Presiden dan Ibu Negara selama ini sering mengkampanyekan perubahan iklim. "Jadi isu tentang perubahan iklim dalam konferensi ini selaras dengan yang dikampanyekan SBY, tapi nyatanya tidak datang," sesalnya.

Dia mengkhawatirkan ketidakhadiran SBY dalam forum ini menjadi pertanyaan masyarakat internasional atas komitmen dalam isu perubahan iklim, apalagi forum ini dihadiri anak-anak muda dari berbagai negara yang peduli terhadap perubahan iklim.

Dengan ketidakhadiran Presiden tersebut, Doli Kurni yang juga menjabat Ketua Umum KNPI  ini sependapat dengan pernyataan tokoh lintas agama mengenai kebohongan. "Kalau tokoh lintas agama menyatakan ada sembilan kebohongan pemerintah, saya kira  kebohongannya bertambah menjadi sembilan setengah," sindirnya.

Menyinggung soal Youth Forum on Climate Change, Doli menjelaskan konferensi ini akan membangun resolusi terhadap perubahan iklim. Selain itu, international youth movement akan diubah menjadi international youth movement proclaim on climate change (Deklarasi Gerakan Pemuda Internasional tentang Perubahan Iklim).

"Jadi ada gerakan konkret dari anak-anak muda internasional secara bersama dan terstruktur seperti membuat organisasi baru yang khusus menangani perubahan iklim," ungkapnya.

Ditegaskannya, konferensi ini akan ditindaklanjuti dengan program konkret, seperti kampanye Indonesia menanam satu miliar pohon.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement