JAKARTA- Pemerintah provinsi DKI Jakarta akan melakukan penyelidikan atas insiden yang terjadi di SDN 02 Kwitang, Senen, Jakarta Pusat. Penyelidikan diperkirakan akan memakan waktu sekira dua hingga tiga minggu.
“Kami sedang teliti apakah ini pengaruh alam atau bukan, penyelidikan dilakukan oleh Tim Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) biasanya memakan waktu dua tiga minggu,” kata Cucu Ahmad Kurnia, Kepala Bidang Informasi Publik Pemprov DKI Jakarta saat dihubungi okezone, Kamis (26/5/2011).
Cucu menegaskan, meskipun Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo menengarai insiden tersebut adalah kesalahan dalam pelaksanaan atau konstruksi, semuanya harus dibuktikan dengan hasil penyelidikan. “Harus dibuktikan secara ilmiah, pembuktian secara legal, itu kan baru verbal, jadi harus tunggu hasilnya,” kata Cucu.
Seperti diberitakan, sejumlah murid SDN 02 Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, terluka akibat tertimpa kanopi yang tiba-tiba jatuh beberapa hari lalu.
Kepala SDN 02 Kwitang Yulianto mengatakan, ambrolnya kanopi sekolah terjadi pada saat kejadian anak-anak kelas 2 SD baru saja selesai sekolah dan hendak pulang sekira pukul 15.40 WIB.
Ditambahkan Cucu, bila dalam penelitian nantinya ditemukan adanya kesalahan dalam konstruksi, maka bisa saja pemprov akan memberlakukan sertifikasi bagi para kontraktor di kemudian hari.
(Stefanus Yugo Hindarto)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.