BANDUNG- Anjloknya dua gerbong Kereta Api (KA) barang Stasiun Ciganea Purwakarta membuat sejumlah jadwal keberangkatan KA terganggu, bahkan sebagian KA ada yang membatalkan keberangkatan.
Kepala Humas Daop II Bandung Bambang S Prayitno menyebutkan, dua gerbong KA barang dari Tanjung Priok menuju Terminal Peti Kemas (TPK) Gedebage mengalami anjlok pukul 07.51 WIB, Jumat (27/5/2011).
“Akibatnya, sejumlah keberangkatan terganggu. KA yang terganggu dari Bandung maupun Jakarta, ada yang dibatalkan,” kata Bambang, kepada wartawan melalui telepon.
KA yang terganggu keberangkatannya adalah KA 21 A Argo Parahyangan jadwal pukul 06.30 WIB jurusan Bandung-Jakarta. Kereta ini melintasi Sukatani-Gambir. “Penumpang dari Sukatani dilanjutkan dengan bus ke Jatinegara, dari sana lalu ke Gambir,” jelas Bambang.
KA lain yang terganggu adalah KA 22 A Argo Parahyangan jadwal pukul 09.15 WIB jurusan Gambir-Bandung. KA ini melintasi Purwakarta Sukatani. Penumpangnya dilanjutkan dengan bus menuju Sukatani.
KA 23 A Argo Parahyangan jadwal pukul 11.30 WIB Bandung-Gambir lintas Bandung Purwakarta dan KA 24 A Argo Parahyangan jadwal pukul 11.30 WIB Gambir-Bandung lintas Purwakarta.
“Kedua jadwal ini batal total karena terhalang rangkaian kereta dari Bandung,” jelas Bambang.
KA lain yang terganggu yakni KA 7179 Harina yang berangkat pukul 07.30 WIB Bandung-Semarang lintas Padalarang-Cikampek. Penumpang KA ini ditukar dengan KA dari Plered yang dari Cikampek.
Begitu juga KA 7180 Harina pukul 07.30 WIB rute Semarang-Bandung yang melintasi Cikampek-Plered, Penumpangnya ditukar dengan KA yang dari Cikampek dengan dari Plered menggunakan bus.
“Sedangkan KA170 Serayu Jakarta-Kroya lintas Cikampek-Bandung-Kroya dialihkan jadi lewat utara Cirebon, Purwokerto, hingga ke Kroya,” paparnya.
(kem)