Digigit Anjing Rabies, Balita Sekarat

|

 Digigit Anjing Rabies, Balita Sekarat

SIKKA- Kasus anjing gila atau rabies terus mengancam warga Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur. Seorang bocah teridentifikasi rabies atau penyakit anjing gila kini terbaring lemas dalam kondisi kritis di rumah sakit umum TC Hiller Maumere.

Diketahui setelah digigit anjing peliharaannya sendiri sang bocah pun tidak mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VA). Pihak rumah sakit pun tak mampu berbuat banyak karena virus rabies telah menyerang organ otak kedua bocah tersebut.

Denilson Tomi Raja, bocah berusia 20 bulan warga Desa Nitakloang Kecamatan Nita Kabupaten Sikka korban gigitan anjing rabies kini hanya bisa terbaring dengan kondisi kritis dalam perawatan intensif terisolasi.

Buah hati pertama dari pasangan Benediktus Beda dan Agnes Dua Sia ini digigit ketika tengah bermain bersama anjing peliharaannya sendiri pada Juni lalu. Setelah digigit, orang tuanya berupaya mendapatkan VAR dengan mendatangi pihak Dinas Kesehatan. Namun sia-sia karena kehabisan stok VAR.

Saat itu ibu korban hanya memberikan minyak kepala pada bagian wajah korban yang terkena gigitan. Setelah itu kondisi korban pun kembali membaik.

Dua hari lalu kondisi kesehatan korban mulai memburuk hingga akhirnya korban di bawa ke rumah sakit Maumere. Saat dalam perawatan pihak rumah sakit, korban pun mulai menampakkan gejala gigitan anjing rabies. Setelah di lakukan pemeriksaan ternyata korban dipastikan terindikasi positif rabies.

Mario B Nara, dokter spesialis anak pada rumah sakit umum TC Hiller Maumere mengatakan sesuai hasil pemeriksaan medis pasien menunjukkan gejala gigitan anjing gila dan sudah dalam kondisi yang sudah parah karena virus rabies menyerang hingga otak pasien. Pelayanan yang diberikan hanya bersifat perawatan besar. Kemungkinan pasien tersebut tidak dapat tertolong lagi

Ini bukanlah kasus pertama. Pihak Rumah Sakit Umum TC Hiller Maumere mencatat sebanyak enam orang telah meninggal dunia akibat gigitan rabies. Empat diantaranya merupakan anak-anak.

(ugo)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Anies Didesak Stop Kurikulum 2013