Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Foke Terlihat Pucat Menaiki Singa Barong

Ray Jordan , Jurnalis-Senin, 21 November 2011 |17:26 WIB
Foke Terlihat Pucat Menaiki Singa Barong
Ray Jordan
A
A
A

JAKARTA - Gubernur Fauzi Bowo melepas kontingen DKI Jakarta untuk mengikuti festival Reog Nasional ke-18 di Ponorogo, Jawa Timur, pada 22-27 November 2011. Fauzi berharap kontingen Reog asal DKI bisa menjadi juara umum dalam festival budaya tersebut.
 
“Hari ini saya melepaskan tim kesenian Reog Ponorogo DKI Jakarta yang akan menjadi juara umum Festival Reog Nasional. Itu menjadi harapan kita semua agar menjadi juara umum di Ponorogo," ujar Fauzi Bowo dengan kostum khas Warok di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (21/11/2011).
 
Menurut Fauzi, pelepasan kontingen Reog Ponorogo DKI Jakarta dalam mengikuti festival tingkat nasional ini merupakan cerminan untuk mengembangkan budaya bangsa. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa kesenian Reog sudah menajdi bagian dari masyarakat DKI.
 
“Kelompok masyarakat pecinta Reog ini yang juga menjadi duta Provinsi Kota Jakarta di Ponorogo, membuktikan bahwa budaya bangsa bisa berkembang baik, dipelihara dan dilestarikan dengan baik di kota Jakarta. Kota Jakarta merupakan tempat bertemunya seluruh budaya nasional. Tidak hanya itu, Jakarta juga menjadi pertemuan antara budaya nasional dan budaya asing. Karena itu, kita harus terpanggil untuk memperjuangkan seni budaya nasional agar kita tidak kehilangan jati diri,” ujarnya.
 
Pada prosesi pelepasan tersebut, kontingen DKI asal Cililitan, Jakarta Timur, ini mempersembahkan tarian Reog tersebut di depan Gubernur. Lebih kurang selama 40 menit, Foke tampak dengan seksama menyaksikan kesenian tersebut.
 
Kemudian pada saat akhir persembahan, Foke didaulat untuk naik ke atas singa barong Reog Ponorogo. Gubernur DKI Jakarta terlihat pucat pasi saat menaiki Singa Barong yang bobotnya sekira 60 Kilogram tersebut. Dengan dipegang beberapa penari, kedua tangannya berusaha menumpu berat tubuhnya di atas singa barong tersebut.
 
“Tidak kok, tidak takut,” kata Fauzi.
 
"Kita harus bisa melestarikan dan menghargai budaya bangsa. Coba sekali-kali angkut itu (singa barong) taruh di kepala anda. Kalau sudah merasakan barangkali berat bagi kita yang orang umum tentu akan menghargai budaya ini,” imbuhnya.
 

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement