NGANJUK - Nasib baik tampaknya masih berpihak kepada Rukati, perempuan tua asal Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang menderita luka selebar piring di punggungnya.
Meski luka yang dideritanya belum sembuh, perempuan berusia 60 tahun itu terpaksa keluar dari rumah sakit karena tidak ada orang yang mendampinginya.
Para tetangga memutuskan membawa kembali Rukati pulang ke gubuknya di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, yang nyaris roboh pada Rabu (11/1/2012) pagi tadi. Rukati sempat dirawat dua hari di Ruang Dahlia RSUD Nganjuk.
Pihak RSUD Nganjuk maupun pihak Puskesmas Kecamatan Ngetos menyesalkan Rukati dipulangkan.
Suparno, Kepala Puskesmas Ngetos, mengatakan Rukati dibawa oleh para tetangganya dengan alasan tidak ada yang sanggup menunggu pasien di rumah sakit.
Meski demikian, pihak puskesmas berjanji akan terus memantau perkembangan dan memberikan obat-obatan yang dibutuhkan perempuan yang hanya tinggal sebatang kara itu. Rukati diketahui tidak pernah menikah. Keberadaan saudara-saudaranya pun tidak diketahui.
Sumiatun, tetangga pasien, mengaku membawa pulang Rukati karena mereka memiliki kesibukan sendiri dan tidak sanggup terus menerus menunggu Rukati di rumah sakit.
Kini, para tetangga berharap pemerintah mau membantu memperbaiki rumah perempuan yang juga menderita lumpuh sejak lama itu.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.