BANGKALAN - Seorang pemuda di Kampung Galis, Bangkalan, Madura Abdul Karim tega menghabisi nyawa paman kekasihnya, Husen. Karim kesal karena Husen tidak merestui cintanya dengan Matsudeh.
Tebasan senjata tajam jenis celurit oleh Karim membuat Husen meregang nyawa. Husen diketahui tidak merestui hubungan Karim dengan Matsudeh meski keduanya sudah bertunangan.
Perseteruan keduanya memuncak saat pelaku bertandang ke rumah korban untuk bersilaturrahmi. Saat keluar menemui pelaku, korban ternyata sudah menenteng celurit.
Percekcokan keduanya pun terjadi. Celurit di tangan korban berhasil direbut pelaku yang akhirnya berujung pada terbunuhnya Husein.
Korban menderita luka bacok cukup parah pada bagian punggung dan leher. Karena kehabisan darah, korban tewas seketika di tempat kejadian.
"Luka yang diderita Husen itu pada punggung dan leher. Yang di bagian leher itu sampai menembus tulang," kata salah satu petugas Puskesmas Galis, Agus usai memeriksa jenazah korban, Kamis (9/2/2012).
Tak lama usai kejadian Abdul Karim langsung diamankan polisi berikut barang bukti berupa sebilah celurit. Kepada polisi, pelaku mengaku kesal dengan Husen yang tidak merestui hubungannya. (tri)
(Taufik Syahrawi/Sindo TV/crl)