JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan dua pejabat Bank Indonesia (BI), Siti Chalimah dan Budi Mulya sebagai tersangka kasus bailout Bank Century. Keduanya dinilai bisa membuka jalan untuk mengungkap peran mantan Gubernur BI, Boediono.
Peneliti Pusat Kajian Anti-Korupsi (PUKAT) UGM, Oce Madril, mengaku yakin bila KPK bisa membongkar kasus ini hingga ke level yang lebih tinggi. Cahalimah dan Budi merupakan "anak tangga" terdekat untuk menyentuh Boediono.
"Kalau menurut struktur BI siapa lagi di atas deputi, tidak ada lagi selain gubernur," kata Oce kepada Okezone, Selasa (21/11/2012).
Menurut Oce, Chalimah dan Budi merupakan pejabat elite di tubuh BI. Chalimah menjabat sebagai Deputi bidang Pengawasan, sementara Budi Mulya menjabat sebagai Deputi bidang Pengelolaan Moneter Devisa.
"Yang disasar KPK sekarang pengambil kebijakan, bukan pelaksana kebijakan. Mereka bukan pejabat sembarangan, apalagi kalau kasus ini berkembang sampai ke Gubernur BI yang lalu," terangnya.
Capaian KPK dalam menangani kasus Century, menurutnya sudah sepantasanya mendapat apresiasi. Meski tak bisa dipungkiri naiknya kasus ini ke penyidikan menempuh jalan panjang. Dia menilai, KPK berhati-hati karena kasus Century memiliki risiko politik yang tinggi.
"Kasus ini kan campuran politik. Jadi tidak gampang menemukan indikasi korupsi, tidak gampang juga untuk mengusut kasus ini tuntas," ungkapnya.
Selain itu, KPK harus hati-hati karena tidak boleh menghentikan kasus di tengah jalan. Sekali melakukan penyidikan, artinya kasus ini ada korupsi. Terlebih, saat ini KPK dalam kondisi kekurangan penyidik. Ini tentu menggangu penuntasan kasus Century.
"Jadi tidak semabarangan memang. KPK harus menyimulasikan banyak hal, gelar perkara beberapa kali untuk betul-betul yakin bahwa korupsinya ada dan mereka bisa menang dalam persidangan," pungkasnya.
(Tri Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.