BURU – Bentrok antar-penambang dan warga terjadi di lokasi tambang emas di Gunung Botak, Kecamatan Waeapo, Pulau Buru, Maluku, pada Selasa, 4 Desember. Lima orang dikabarkan tewas dan sejumlah warga terluka dalam bentrokan tersebut.
Berdasarkan video amatir yang diperoleh Sindo TV, sejumlah tenda tempat tinggal penambang dan pos pintu masuk menuju lokasi penambangan dibakar massa, yang merupakan warga adat.
Saling serang dari dua kubu pun terjadi. Mereka menggunakan senjata tajam, seperti parang, tombak, serta panah. Sementara aparat keamanan dari TNI dan Polri tidak bisa berbuat banyak, karena jumlah mereka yang terbatas.
Meski terdengar suara tembakan ke udara, sama sekali tidak dihiraukan warga. Bentrok mereda setelah masing-masing kubu membubarkan diri.
Berdasarkan informasi, kondisi mulai memanas sejak pekan lalu dan puncaknya terjadi bentrok pada Selasa kemarin.
Kapolda Maluku, Brigjen Pol Mutiono, mengatakan, bentrok dipicu rebutan lahan di lokasi tambang emas ilegal tersebut. “Sejak Rabu, 5 Desember, pemerintah setempat menutup lokasi tersebut,” katanya.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.