TERNATE - Kantor Dewan Pengurus Daerah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Maluku Utara dirusak sejumlah pengurus, kader, dan simpatisan. Aksi ini wujud protes atas pelaksanaan musyawarah luar biasa yang akan digelar pada 25 Januari nanti di Kabupaten Pulau Morotai.
Mereka mengobarak-abrik kantor yang beralamat di Jalan Stadion, Kelurahan Kota Ternate Tengah, Kota Ternate. Sejumlah atribut persiapan musyawarah dan atribut Ketua DPW PAN Malut, Sahrin Hamid, dirusak kemudian dibakar. Tak sampai disitu, massa juga menyegel kantor tersebut.
Ketua DPD PAN Sula Non-aktif, Halik Duila, mengatakan, aksi itu bentuk protes terhadap gaya kepemimpinan Hamid yang mereka dinilai otoriter. Mereka juga menolak pelaksanaan musyawarah daerah.
“Musyawarah daerah itu ilegal karena pembentukan panitia dilakukan sepihak tanpa melibatkan pengurus harian,” kata Halik di lokasi, Selasa (22/1/2013).
Dia menduga, tindakan itu sengaja dilakukan Hamid agar dirinya terpilih kembali menjadi ketua DPW PAN pada musyawarah nanti. Sehingga, dia meminta Ketua Umum Hatta Rajasa menganulir pelaksaan musyawarah tersebut.
Apalagi, menurutnya Hamid terlibat skandal jual beli kursi. “Dia menjual kursi PAN kepada sejumlah bakal calon guberunur,” pungkasnya.
Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Hamid mengaku akan melaporkan aksi pengrusakan tersebut ke polisi.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.