Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Anton Setiadji, mengatakan, kedua korban itu adalah Hj Ramlah, (55 thn) dan perempuan Sania, (36 thn). Menurutnya, kedua korban tewas karena melakukan kegiatan pembuatan bom detonator atau bomdet untuk bom ikan.
"Jadi dipastikan ledakan itu berasal dari bom ikan bukan bom dari kegiatan teroris," ujar Anton saat ditemui di lokasi, Senin (3/8/2015).
Kata Anton, berdasarkan petunjuk yang ditemukan dari lokasi kejadian, bom tersebut bukan dari kegiatan teroris. Hasil keterangan laboratorium forensik, juga menyebutkan jika korban sedang menumbuk bahan baku bom.
"Kami juga sudah menyita sejumlah detonator dari lokasi kejadian," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.