JAKARTA - Terbongkarnya kasus pembunuhan Sekretaris Dirut XL, Hayriantira alias Rian usai dinyatakan hilang sejak November 2014, masih menyisakan misteri.
Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Arthur Josias Simon Runturambi menilai adanya aspek kepintaran pelaku dalam melakukan pembunuhan sadis tersebut.
"Ada kehebatan pelaku di sini, karena bisa menghilangkan barang bukti dan mobil korban seolah-olah dibeli oleh pelaku," ujar Josias kepada Okezone, Jumat (7/8/2015).
Meski demikian, Josias mempertanyakan kinerja kepolisian. Terlebih dalam kasus pembunuhan itu. Dia meyakini adanya keterlibatan orang dekat korban.
"Presentasi tinggi itu orang dekat. Ini sangat mengherankan, baru sekian bulan ada petunjuk setelah ada dokumen palsu (pembelian mobil korban) terungkap," imbuhnya.
Pengajar kriminologi UI itu lantas memunculkan pertanyaan terkait proses penyelidikan terhadap kasus Rian. Bahkan, Josia menduga, penyelidikan perkara tersebut tidak dengan baik.