YOGYAKARTA – Anggota DPRD Provinsi DI Yogyakarta Chang Hendryanto meminta, mahasiswa asal Papua di Yogyakarta, sebaiknya fokus untuk menempuh pendidikan ketimbang melakukan hal yang tidak berhubungan dengan dunia pendidikan.
Chang mengatakan, selain menyandang predikat Kota Pelajar dan Budaya, Yogyakarta juga dikenal sebagai The City of Tolerance. Yogyakarta dikenal sebagai sumbu penggerak untuk belajar dan berkarya.
"Kalau belajar, silahkan. Yogyakarta ini kawah condrodimuko, tidak ada larangan menimba ilmu di Yogyakarta, termasuk warga Papua, tapi jangan berulah," kata Chang saat ditemui di Kantor DPRD DIY, Selasa (1/12/2015).
Jika ingin menyuarakan kemerdekaan, Chang melihat, tujuan para mahasiswa asal Papua dianggap melenceng. Politisi PDI Perjuangan ini justru menyarankan, para mahasiswa tersebut melakukan aksi di luar Yogyakarta.
"Kalau ingin merdeka, silahkan melakukan aksi di Papua sana, tidak pas jika aksi itu dilakukan di sini. Yogyakarta kota toleran, tapi bukan untuk tindakan makar, itu bertentangan dengan aturan," ujar dia.
Terkait adanya deklarasi Front Jogja Anti Separatis (FJAS), Chang menilai, deklarasi tersebut sebagai upaya yang sangat baik untuk melawan gerakan separatis OPM. Namun, penanganan konflik, tetap menjadi domain pihak kepolisian dan TNI.
(Fransiskus Dasa Saputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.