PANDEGLANG – Anggaran pengadaan baju dinas untuk pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Irna Narulita dan Tanto Warsono, mencapai Rp200 juta. Angka ini terbilang fantastis, mengingat pada saat pelantikan, baju dinas yang dikenakannya hanya menghabiskan anggaran sebesar Rp750 ribu.
Dalam belanja pengadaan pakaian dinas kepala daerah dan wakil kepala daerah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016, pakaian dinas Irna-Tanto dianggarkan sebesar Rp73, juta, pakaian sipil harian sebesar Rp95,8 juta, dan untuk pakaian sipil lengkap sebesar Rp31,2 juta.
Anggota Fraksi PKS DPRD Pandeglang, Dede Sumantri menilai, pakaian dinas pejabat yang didanai APBD, seharusnya harus berbanding lurus dengan kinerja, meski anggaran itu dialokasikan pada masa kepemimpinan yang lama. Namun, pemerintah patut mengevaluasi besaran anggaran itu sesuai dengan rasionalisasi anggaran.
"Kami sering mendengar pemerintahan sekarang sedang melakukan penghematan anggaran. Anggaran operasional pun akan dievaluasi untuk memokuskan pembiayaan pembangunan. Jika itu benar, saya sangat setuju anggaran bersifat operasional harus dirampingkan, dan prioritaskan anggaran untuk pembangunan," kata Dede, dikutip dari Kabar Banten, Selasa (2/5/2016).
Proses penganggaran dalam APBD itu, kata Dede, sudah melalui serangkaian pembahasan oleh tim anggaran pemerintah daerah. Bisa jadi, karena produk APBD itu produk lama, kemungkinan bupati dan wakil bupati belum mengetahuinya.