JAKARTA – Salah satu saksi fakta yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU), Habib Novel Chadir Hasan Bamukmim, menyatakan heran perihal pertanyaan yang dilontarkan tim kuasa hukum terdakwa penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Pasalnya, sejumlah pertanyaan yang dilontarkan kepada Habib Novel banyak yang jauh dari pokok perkara persidangan kasus penistaan agama, bahkan terkesan mengarahkan.
"Ada banyak yang mau diarahkan yang mau di-blow up. Soal Kanjeng Dimas-lah dibawa-bawa. Emang saya tahu, emang saya nonton TV 24 jam. Saya enggak tahu itu Kanjeng Dimas," ungkap Habib Novel di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017).

Selain itu, lanjut Habib Novel, dirinya mengungkapkan sempat ditanya mengenai partai politik. Namun pertanyaan kuasa hukum Ahok tersebut banyak pula yang dianulir oleh majelis hakim dikarenakan tidak ada korelasinya.