Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mahasiswa UII Tewas saat Diksar, Ibunda: Tubuh Anak Saya Penuh Luka

Markus Yuwono , Jurnalis-Senin, 23 Januari 2017 |17:00 WIB
Mahasiswa UII Tewas saat Diksar, Ibunda: Tubuh Anak Saya Penuh Luka
Ibunda almarhum Syaits (foto: Markus Yuwono/Sindo Radio)
A
A
A

YOGYAKARTA - Dua mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta meninggal saat mengikuti pendidikan dasar The Great Camping yang digelar mahasiswa pencita alam UII di lereng selatan Gunung Lawu, Jawa Tengah.

Dua orang yang tewas dalam acara The Great Camping ke-37 yang berlangsung dari 13 sampai 20 Januari itu adalah Muhammad Fadli, mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri dan Syaits Asyam (19), mahasiswa Jurusan Teknik Industri. Keduanya angkatan tahun 2015.

Fadil tewas saat dalam perjalanan dari basecamp diksar menuju Puskemas Tawangmangu pada 20 Januari sore. Sedangkan Syaits meninggal di rumah RS Bethesda Yogyakarta sehari kemudian, setelah sempat mendapat perawatan.

Keluarga almarhum Syaits menyebut ada kejanggalan di tubuh Syaits. "Anak saya yang tadinya ganteng menjadi penuh luka," kata ibu Syaits, Sri Handayani di rumahnya Jetis, Desa Caturharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Senin (23/1/2017).

Sri menceritakan, tampak luka di tangan dan punggung Syaits. Kendati begitu sering menguluhkan rasa sakit, mahasiswa kelahiran 7 Juli 1997 itu masih bisa menceritakan apa saja yang terjadi selama mengikuti diksar.

Syaits mengaku punggungnya dipukul pakai rotan hingga sepuluh kali. Ia juga harus membawa air berjumlah banyak, sambil diinjak. Sri menceritakan kembali cerita anaknya itu, dengan mata berkaca-kaca.

"Saat menceritakan itu, kondisinya cukup lemah. Kemampuan bicaranya hanya sekitar 60-70 persen, dan kesulitan bernafas. Dia bilang leher berat, sakit," terang Sri.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement