Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sadar Akan Kalah di Pilgub, Ahok Dinilai Sengaja Ngambek untuk Jatuhkan KPU DKI

Badriyanto , Jurnalis-Senin, 06 Maret 2017 |06:20 WIB
Sadar Akan Kalah di Pilgub, Ahok Dinilai Sengaja <i>Ngambek</i> untuk Jatuhkan KPU DKI
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Foto: Ferio Pristiawan Ekananda/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat meninggalkan acara rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta dengan alasan acara tak kunjung dimulai.

Pengamat politik Network for South East Asian Studies (NSEAS) Muchtar Effendi menilai, sikap walk out Ahok-Djarot Hidayat tersebut direncanakan dengan tujuan menurunkan kepercayaan publik dan meninggalkan kesan KPU DKI Jakarta tidak profesional.

"Pandangan kritis sikap Ahok ini direncanakan untuk menurunkan kepercayaan atau persepsi positif publik terhadap KPUD, dibangun opini publik bahwa KPUD tidak profesional," kata Muchtar kepada Okezone, Senin (06/3/2017).

Alumnus UGM itu menambahkan, Ahok bersama timnya sudah menyadari akan keok di putaran kedua, sehingga menggunakan cara tersebut untuk mendapatkan simpati publik dan medelegitimasi kemenangan pasangan Anies-Sandi saat menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Hal ini dilakukan karena tim Ahok sudah paham, paslon Ahok akan kalah dalam putaran kedua. Mereka akan medelegitimasi kemenangan paslon pesaing melalui Mahkamah Konstitusi. Adanya kesadaran kalah putaran kedua menyebabkan sikap Ahok seperti ini," pungkasnya. (kha)

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement