Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sebulan Dirawat, Pemandu Lagu yang Disiram Air Keras Akhirnya Tewas

Zen Arivin , Jurnalis-Jum'at, 31 Maret 2017 |17:00 WIB
Sebulan Dirawat, Pemandu Lagu yang Disiram Air Keras Akhirnya Tewas
Korban penyiraman air keras. (Zen A/Okezone)
A
A
A

MOJOKERTO - Dian Wulan Sari alias Citra (24), pemandu lagu korban penyiraman air keras akhirnya tewas. Citra menghembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Kamis 30 Maret 2017 malam.

Informasi yang dihimpun Okezone, Citra meninggal setelah hampir sebulan menjalani perawatan medis di rumah sakit pelat merah milik Pemprov Jawa Timur. Ia merupakan korban penyiraman air keras pada Minggu 5 Maret 2017. Alhasil, Citra mengalami luka parah di wajah serta sekujur tubuhnya.

Lamaji (39), warga Desa Randubangu, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, yang tak lain merupakan kekasihnya tega menyiramkan air keras ke tubuh Citra. Lamaji mengaku sakit hati lantaran Citra pergi bersama dengan lelaki lain yakni Solehuddin (44) warga Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Kakak kandung Citra mengatakan, Citra meninggal setelah menjalani perawatan secara intensif di RSUD dr Soetomo Surabaya selama hampir satu bulan. Citra di rujuk ke dr Soetomo dari RS Gatoel di Mojokerto pada 6 Maret 2017.

"Iya, kemarin pukul 14.00 WIB siang kondisinya drop. Kemudian pukul 23.45 malam dinyatakan meninggal oleh dokter," kata Wawan Setiawan (37), saat ditemui Okezone di rumah duka, Jumat (31/3/217).

Menurut Wawan, sebelumnya kondisi Citra sudah mulai membaik. Citra telah melalui serangkaian operasi luka bakar di hampir sekujur tubuhnya akibat siraman air keras. Bahkan, Citra juga sudah mulai dapat berkomunikasi secara baik dengan Wawan.

"Sebenarnya sudah baik (kondisi kesehatan). Dia sudah melakukan operasi sebanyak 6 kali. Tapi mendadak kemarin kondisinya drop dan terus memburuk. Hingga kemudian malamnya dinyatakan meninggal," terangnya.

Wawan menuturkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter, hampir 60 persen tubuh adik bungsunya itu mengalami luka bakar yang cukup serius. Pihak dokter pun sudah berupaya maksimal untuk menolong nyawa Citra.

"Tapi karena luka terlalu besar kemudian infeksi. Kami sangat terpukul dengan kepergiannya. Dia anak yang baik dan sangat menyanyangi keluarga," tandasnya.

Sebelunnya, Lamaji (39), asal Desa Randubangau, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ditangkap aparat Polsek Puri. Setelah ia mengaiaya Dian Wulansari alias Citra (24), yang tak lain adalah kekasihnya, Minggu (05/3/2017).

Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, Lamaji ditangkap petugas di rumah saudaranya di Desa Belahantengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Itu setelah ia menyiram tubuh pacarnya menggunakan air raksa. (sym)

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement