Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Indonesia Jadi Pangsa Pasar Besar Narkoba, Buwas Akui Ada Keterlibatan Oknum Aparat

Prabowo , Jurnalis-Jum'at, 21 Juli 2017 |21:30 WIB
Indonesia Jadi Pangsa Pasar Besar Narkoba, Buwas Akui Ada Keterlibatan Oknum Aparat
Budi Waseso di Yogyakarta (Foto: Prabowo/Okezone)
A
A
A

YOGYAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Pol Budi Waseno berulang kali tegas menyatakan perang terhadap narkoba. Sebab, Indonesia menjadi ladang empuk bagi pengedar narkoba internasional.

"Kita itu menjadi pangsa pasar yang besar bagi pelaku narkoba, buktinya kemarin disuplai satu ton sabu-sabu ke Indonesia," katanya di Kepatihan Yogyakarta, Jum'at (21/7/2017).

Dengan terungkapnya kasus itu, menurutnya sudah menyelamatkan lebih dari lima juta jiwa masyarakat Indonesia akan ketergantungan narkoba. Beberapa bulan sebelumnya, pihaknya kecolongan karena suplai narkoba jauh lebih besar masuk Indonesia.

"Sebulan sebelum puasa kita kecolongan lima ton sabu-sabu masuk Indonesia," katanya.

Masuknya narkoba ke Indonesia, kata dia, karena masih ada petugas yang membantu melancarkan kiriman narkoba. Tak heran, pihaknya menindak tegas siapapun, termasuk aparat yang justru menjadi jaringan bandar narkoba. Sanksi tegas pasti diberikan pada oknum-oknum tersebut.

"Oknum yang membantu peredaran pasti ada, seperti kemarin ada dari oknum kepolisian dan macam-macam. Oknum itu selalu ada, karena itu yang dibutuhkan oleh jaringan narkoba untuk memperlancar peredaran mereka," katanya.

Dia kembali mengatakan jumlah narkotika yang masuk ke Indonesia sangat besar. Ia menerima data dari Tiongkok, bahwa jumlah narkotika yang masuk pada tahun 2016 mencapai ratusan ton.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement