SURABAYA - Kapolda Jatim Irjen Herman S Sumawiredja minta maaf kepada pedagang Pasar Turi karena tidak berhasil mengungkap pelaku pembakaran pasar grosir terbesar di Indonesia timur tersebut.
Polda Jatim mengaku hanya mampu mengidentifikasi jika kebakaran di Pasar Turi tersebut memang sengaja dibakar. Namun untuk mengungkap siapa pelaku pembakarannya Polda Jatim mengaku kesulitan.
"Kasus kebakaran memang kasus yang susah diungkap. Paling yang bisa diungkap kasus kebakaran yang disebabkan karena kelalaian," kata Herman di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (27/12/2007).
Polda Jatim menyatakan sudah melakukan upaya yang maksimal untuk mengungkap kasus kebakaran. Bahkan melihat rekaman percakapan orang-orang yang dicurigai pun sudah dilakukan. Namun itu pun belum membuahkan hasil.
"Dalam kasus Pasar Turi, kita bisa mencurigai pejabat ini terlibat, orang ini terlibat. Namun untuk mendapatkan barang buktinya yang susah. Ibarat bau, kita bisa merasakan, tapi untuk melihatnya sulit," kata Herman.
Polda Jatim saat ini sudah mengantongi gambar wajah yang diduga melakukan pembakaran Pasar Turi yang diduga bekas pegawai Pasar Turi. Namun ternyata orang ini pun hingga kini belum berhasil ditangkap polisi.
"Mengungkap kasus Pasar Turi memang susah. Tapi bukan berarti kasusnya akan dilupakan," kata Herman.
(Nurfajri Budi Nugroho)