DKPP Simpulkan 'Drakula' Pengisap Kambing Hewan Buas

Daru Waskita, Jurnalis
Selasa 17 November 2009 10:21 WIB
Share :

BANTUL - Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Bantul menegaskan kematian sejumlah kambing milik warga dengan adanya gigitan di leher serta kehabisan darah dilakukan oleh binatang buas.

Namun demikian hingga saat ini DKPP belum mengetahui secara pasti binatang buas apa yang telah membunuh belasan kambing milik warga di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dalam kurun waktu 3 bulan terakhir ini.

"Hasil dari pemeriksaan dari petugas KPP yang turun ke lapangan dipastikan kambing yang mati akibat gigitan binatang buas. Hal ini dapat diketahui dari kambing yang pernah digigit hewan buas itu namun

masih hidup," terang Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bantul, DIY, Sri Budoyo, Selasa (17/11/2009).

Kejadian ternak jenis kambing yang mati mendadak dengan meninggalkan bekas gigitan pada leher dan kehabisan darah juga pernah terjadi beberapa kali di Kabupaten Bantul. Setidaknya daerah yang sempat mengalami kejadian serupa yaitu di Desa Bangunjiwo adalah kambing milik peternak di Kecamatan Piyungan, Pajangan, dan Kecamatan Jetis.

"Serangan yang dilakukan oleh binatang buas itu berlangsung saat malam hari dan berpindah-pindah dari satu kandang kambing ke kandang kambing yang lainnya," tuturnya.

Lebih lanjut Sri Budoyo menyatakan untuk memastikan binatang buas apa yang telah menggigit dan mengisap darah kambing, para peternak diimbau jika ada kejadian kambing mati dengan ciri-ciri ada gigitan

di leher dan darahnya diisap untuk segera melapor kepada Dinas agar dapat dilacak keberadaan dan jenis hewan yang telah memakan belasan kambing milik warga.

"Jika perlu masyarakat selalu memperhatikan kandang kambing atau memberikan penerangan yang cukup di kandang kambing sehingga sewaktu ada serangan dari hewan buas dapat diketahui jenis hewan buasnya," tandasnya.

Peristiwa kematian kambing secara misterius di sejumlah wilayah di Bantul makin marak sebulan terakhir.Sebagian warga menduga kematian kambing-kambing itu ulah mahluk jadi-jadian yang disebut baung,atau anjing berkepala manusia.

Seorang warga yang kambingnya menjadi mangsa, mengaku telah menutup rapat-rapat kandangnya. Namun pada pagi hari tiga ekor kambingnya sudah berada di luar kandang dalam keadaan kehabisan darah dengan luka gigitan di leher.

Saat ditanya adanya kemungkinan pelakunya adalah manusia dengan motif persaingan bisnis Pihak DKPP juga membantah.(fit)

(Ahmad Dani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya