JAKARTA - Kelompok yang mengacaukan aksi Koalisi Masyarakat Sipil Anti-Korupsi (Kompak) di Bundaran Hotel Indonesia (HI) disinyalir pendemo bayaran. Gelagat ini pun mulai terlihat kebenarannya.
Salah seorang pendemo berbicara dengan sesama temannya. "Katanya kita mau dikasih uang kok belum cair juga, padahal (aksi) kita sudah kelar," bisik mereka di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (29/11/2009).
Aksi tandingan mereka pun mulai terpecah. Sebagaian kelompok masih berada di tempat itu namun lainnya terlihat meninggalkan konser yang digelar Kompak sebagai dukungan terhadap KPK itu.
Pendemo lain juga mengeluh bahwa mereka belum makan sejak pagi, padahal mereka dijanjikan akan menerima nasi bungkus dari "panitia" pembayar mereka.
Sebelumnya salah satu aktivis Kompak Edo Kondologit menyebut bahwa para pengacau aksi Kompak tersebut adalah pendemo bayaran. Menurut Edo tidak ada alasan mereka membawa nama Aliansi Masyarakat Indonesia Timur, padahal dirinya juga orang Indonesia timur.
(Dede Suryana)