BATAM - Ancaman Hatta Taliwang untuk menggelar kongres tandingan di Jakarta, sama sekali tak digubris oleh pengurus Partai Amanat Nasional (PAN). Bahkan, salah satu pendiri PAN itu dianggap sebagai pengacau dan orang aneh.
"Dia akan menggugat sebagai apa? pengurus partai? kan tidak. Kalau pengurus boleh masuk, ini kan tidak. Tanya saja, sebagai apa dia di situ? Kadang-kadang memang ada orang aneh begitu," ujar Sekjen PAN Zulkifli Hasan di sela-sela Kongres III PAN di Batam, Kamis (7/1/2010).
Menteri Kehutanan itu juga membantah bahwa Kongres III PAN itu illegal karena memakai AD/ART palsu. "Yang illegal itu yang mana? Semua orang di sini ada, Pak Amien juga ada, illegal di mananya?" tanya Zulkifli.
Bahkan, lanjut dia, dirinya tidak pernah dipanggil pengadilan untuk memberikan keterangan terkait gugatan yang dilayangkan Hatta Taliwang cs beberapa tahun lalu. Menurut dia, yang digugat itu bukan partainya tetapi notarisnya yang bernama Muhammad Hanafi.
"PAN tidak pernah diundang ke pengadilan, tidak pernah. Kalau notarisnya silakan, bukan PAN. Menkum HAM sendiri menyatakan tidak masalah," kata dia.
"Kalau AD/ART-nya palsu kenapa saya bisa mendaftar di KPU dan ikut Pemilu," tandasnya.
Sebelumnya, Hatta Taliwang menyatakan bakal ikut maju sebagai bakal calon ketua umum PAN dalam kongres tandingan yang akan digelar di Jakarta, April mendatang. Hatta juga memang sempat menyebut kongres di Batam ilegal dan yang legal adalah kongres yang digelarnya di Jakarta.
(Dede Suryana)